101 Tahun Kabupaten Karanganyar “TENTERAM”

101 Tahun Kabupaten Karanganyar “TENTERAM”
Oleh : Haidar Rais Darmawan
Pelajar SMA Negeri 1 Karanganyar

 

Kabupaten Karanganyar, sebuah kota kecil di lereng Gunung Lawu. Karanganyar menyimpan sejuta keindahan baik keindahan alam maupun keindahan budaya serta kekayaan tradisi masyarakatnya. Bumi Intanpari merupakan sebutan lain untuk kabupaten ini. Memiliki kekhasan tersendiri mengenai suasana kota dan peradaban masyarakatnya, membuat semua warganya yang pergi merantau jauh, pasti akan merindukan dan kembali ke kabupaten tercinta ini. Pada tahun 2018 ini, Kabupaten Karanganyar memasuki usianya yang ke-101 tahun. 101 tahun bukan waktu yang singkat untuk menjadi Kabupaten Karanganyar yang maju. Untuk itu peran kita sebagai masyarakatnya untuk selalu menjaga dan terus menggali potensi daerah Karanganyar agar terus berkembang di mata Nasional.

Setiap daerah pasti memiliki slogan masing-masing untuk menggambarkan secara umum tentang keadaan daerahnya. Begitu juga dengan Kabupaten Karanganyar juga memiliki slogan tersendiri yang cukup simpel namun memiliki makna yang cukup mendalam. “TENTERAM’ adalah slogan Kabupaten Karanganyar. Kata Tenteram merupakan akronim dari kata Tenang, Teduh, Rapi, dan Aman. Di usia ke-101 Kabupaten Karanganyar ini telah banyak implementasi secara nyata dari slogan tersebut. Diantaranya adalah sebagai berikut :

Tenang, menggambarkan keadaan yang damai, tidak ribut, dan tidak ada kekacauan yang terjadi. Hal ini memang benar adanya untuk penggambaran Kabupaten Karanganyar. Selama ini belum terjadi kasus kerusuhan ataupun konflik yang terjadi secara besar hingga mempengaruhi stabilisasi kehidupan masyarakatnya. Hal ini juga menunjukkan keberhasilan para bupati-bupati Karanganyar dalam mengatur kehidupan masyarakatnya.

Teduh, Kabupaten Karanganyar sudah beberapa kali meraih piala Adipura yang merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada Kabupaten/Kota dalam hal kebersihan, keindahan, dan tata kota. Hingga tahun 2013, Kabupaten Karanganyar telah meraih penghargaan Adipura sebanyak 6 kali. Ini merupakan pencapaian tertinggi bagi Kabupaten Karanganyar. Perlu kita ketahui bersama untuk mendapatkan semua penghargaan ini bukan hanya pemerintah daerah saja yang berperan, tetapi masyarakat Karanganyar juga menjadi sumbangsih terbesar untuk mewujudkan dan mendapatkan ini semua.

Rapi, Tata kota Karanganyar dari tahun ke tahun semakin membaik. Dapat kita lihat bersama, Kabupaten Karanganyar sudah terbagi-bagi menjadi pos-pos tersendiri untuk bidang masing-masing. Misalnya untuk kecamatan Karanganyar kebanyakan dijadikan sebagai pusat pemerintahan dan pendidikan hal ini dilakukan karena memang letak Kecamatan Karanganyar yeng terletak di pusat kota Karanganyar sehingga memudahkan untuk akses mobilisasi pemerintahan dan pendidikan. Namun sebaliknya di daerah yang berjarak dekat dengan Gunung Lawu seperti Tawangmangu, dijadikan sebagai pusat pariwisata dan rekreasi. Hal ini dikarenakan memang letak Tawangmangu yang dekat dengan Gunung Lawu sehingga menjadi obyek wisata di Karanganyar. Perlu kita ketahui bersama bahwa pendapatan terbesar Pemerintah Daerah Karanganyar berasal dari sektor Pariwisata. Kita patut berbangga akan hal ini dan jangan lupa untuk selalu menjaga keasrian alam agar generasi-generasi kita selanjutnya masih dapat menikmati keindahan alam Kabupaten Karanganyar.

Aman, Keamanan juga merupakan salah satu faktor terpenting sebagai tolak ukur keadaan suatu wilayah. Kabupaten Karanganyar banyak memiliki ruang terbuka publik yang dapat dimanfaatkan untuk semua kalangan baik anak-anak sampai orang tua. Namun, ini dapat menjadi masukan bagi pemerintah, sebaiknya di setiap ruang terbuka publik diberikan CCTV sehingga semua kejadian dapat terpantau langsung oleh pihak berwenang . Di ruang terbuka publik biasanya rawan terjadinya kasus-kasus pencurian maupun tindak kejahatan lainnya, sehingga pemasangan CCTV ini dapat menjadi solusi antisipasi terjadinya tindak kejahatan yang lebih serius dan dapat diminimalisir kejadiannya. Jadi sudah semestinya bahwa ruang terbuka publik harus ramah anak dan terbebas dari tindak kejahatan.