Seminar Nasional, Pendidik harus Mampu Mengenal Karakter dan Tanamkan Budi Pekerti pada Anak  

Kominfo
Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan dan pengarahan dalam acara Seminar Nasional ” Semua Anak Istimewa ” yang diselenggarakan IGTKI dan PGRI bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar di pendopo rumah dinas Bupati, Selasa(02/10).

Karanganyar, Selasa 2 Oktober 2018

Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Karanganyar menggelar Seminar Nasional mengenai pendidikan anak. Kegiatan ini bertujuan agar para pendidik mampu mengenal karakter anak dan mengenalkan budi pekerti pada siswa.

Guna meningkatkan pengetahuan dan profesionalisme para pendidik, IGTI Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Seminar Nasional dengan mengusung tema Semua Anak Istimewa di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (2/10). Dalam seminar tersebut menghadirkan narasumber pakar autis pada anak yakni Kak Krisna dan Kak Hasto serta diikuti lebih kurang 460 peserta meliputi Guru, Kepala TK, Pengawas dan Penilik Sekolah.

Ketua IGTKI Karanganyar, Siti Amanah dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidik dan insan cerdas serta kompetitif.

“Guru harus mampu mengenal anak didiknya. Dengan kegiatan seminar ini guru dapat meningkatkan wawasannya mengenai metode pengajaran pada anak didik,”jelasnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya sekaligus membuka Seminar, meminta para pendidik dan orang tua memperhatikan pendidikan bagi anak. Karena anak memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang baik.

“Jangan galak ketika saat mendampingi atau mengajari pada anak. Karena anak merupakan generasi penerus bangsa,”pesannya.

Bupati juga menambahkan bentuk kepedulian Pemerintah terhadap pendidikan anak-anak di Karanganyar. Pemkab Karanganyar setiap Jum’at memberikan tablet vitamin sebagai upaya mencegah stunting pada anak.

Demikian Diskominfo (ard/ind)

Kominfo
Kresna Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Kresna saat memaparkan materi