FGD UNIBA : Eduwisata Batik Menjadi Topik Pembicaraan

Bupati Karanganyar Juliyatmono berpose bersama jajaran rektorat UNIBA pasca Forum Group Discuccion di The Alana Hotel (28/09)

Karanganyar – 28 September 2018

Forum Group Discussion program penelitian pengembangan unggulan perguruan tinggi(PPUPT) program Kemenristek Dikti dengan tema “ Peningkatan daya saing perekonomian berbasis kearifan lokal kemampuan iptek untuk menghadapi revolusi industri 4.0 “ diselenggarakan oleh Universitas Islam Batik Surakarta (UNIBA) diaula Beryl The Alana Hotel, Jum’at(28/09).

Membehas mengenai pengembangan jejaring wirausaha pendukung perekonomian prespektif keuangan eduwisata batik di Kabupaten Karanganyar, pihak UNIBA hadirkan orang nomor satu di bumi intanpari tersebut.

Bupati Karanganyar Juliyatmono yang hadir dalam forum tersebut memaparkan beberapa agenda kegiatan memperingati hari jadi Kabupaten Karanganyar yang ke 101. Ada guyub rukun masayarakat yang membikin kincir angin dari kayu, ada agenda napak tilas perjuangan penyelamatan radio pemancar RRI, ada pameran UMKM yang mana itu semua merupakan rangkaian agenda HUT Kabupaten Karanganyar.

Beliau juga menegaskan akan menata bumi Intan Pari dengan sangat disiplin, PKL akan diatur dengan sangat ketat agar tidak tumbuh berdiri sembarang tempat karena akan menjadikan citra kumuh untuk Karanganyar.

Mengembangakan industri pariwisata melalui pendidikan yang ada di SMK Nagargoyoso, yang nantinya pelajar dipersiapkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan aspek wisata di Karanganyar.

Banayaknya pensiunan pejabat atau orang-orang penting dari negara Belanda yang sudah memiliki tanah di didaerah Ngargoyoso. Bahkan ada yang sampai ingin dimakamkan di Ngargoyoso saat sudah meninggal.

Diakhir pembicaraan Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap akan ada fokus tertentu dalam hal pendampingan kerja sama antara UNIBA dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Demikian Diskominfo(Ard/Adt)