Bupati Karanganyar Terima Sabuk Kukiwon serta Dan Internasional Tae Kwon Do

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memperagakan mengantam sebuah papan pada saat membuka ujian kenaikan tingkat bagi atlet tae kwon do di Gor RM Said

KARANGANYAR – 30 September 2018

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima sabuk kukiwon dan DAN Internasional Tae Kwon Do. Pengukuhan itu bersamaan dengan ujian naik tingkat 700 atlet tae kwon do di Gor RM Said. Selain bupati, dua orang mantan pengurus tae kwon do Karanganyar yakni Djatmiko dan Utomo Hidayat Sidi. Serta satu orang pengurus tae kwon do Karanganyar Titis Sri Jawoto.
“Penghargaan kehormatan Dan Internasional itu dari induk tae kwon do di Korea. Sebagai upaya nyata ikut pengembangkan olahraga beladiri tae kwon do,” papar pengurus tae kwon do Karanganyar Aris Budi Nugraha.
Dia menambahkan tae kwon do hampir seluruh kecamatan ada kecuali Tawangmangu. Dalam waktu dekat juga akan mengirimkan atlet untuk mengikuti porprov Oktober mendatang di Solo. Karanganyar mempunyai dua atlet handal di kelas berat yakni Edo Nur Septian dan Enggar Melano.
Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan akan terus mendukung tae kwon do di Karanganyar. Untuk peserta yang mengikuti ujian hari ini bisa lolos semua. Orang nomor satu di Karanganyar bertekad mengembangkan tae kwon do di Karanganyar. “Saya yakin tae kwon do bisa membuat seseorang lebih percaya diri dan peka terhadap segala sesuatu. Termasuk membuat sehat jasmani kita,” paparnya.

Dia menambahkan olahraga mampu mengangkat harkat dan martabat bangsa. Sekaligus Olahraga menjadi alat pemersatu bangsa. Terbukti Asean games telah membuktikan Indonesia diakui oleh dunia karena sukses prestasi dan sukses penyelenggara. “Saya yakin akan ada atlet tae kwon do hebat dari Karanganyar. Pemuda yang keren pemuda yang sehat dan berprestasi,” imbuhnya. (Hr/Tgr)