Pengarahan Persiapan Pilkades Tahun 2019

Kominfo
Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan pengarahan dalam rapat koordinasi persiapan Pilkades 2019 di ruang anthurium rumah dinas Bupati Karanganyar, Rabu(19/09).

Karanganyar 19 September 2018

Terkait pelaksanaan Pilkades pada 20 Februari tahun 2019 di selenggarakannya Rakor Persiapan Pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2019 yang dihadiri oleh Bupati Kabupaten Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M. , Drs. Bachtiar syarif selaku Asisten Pemerintahan, Timotius Suryadi, S.Sos, MSi. Selaku Kabag Pemerintah Desa & Kelurahan, Camat Kabupaten Karanganyar di Ruang Anthurium, Rabu (19/09).

Adanya Perubahan Perda Nomor 19 Tahun 2015 tentang Kepala Desa tentang kesiapan Pilkades bahwa sesuai dengan regulasi dalam satu periode selama 6 tahun hanya 3 kali.  Gelombang I telah dilaksanakan pada Bulan Nopember Tahun 2016 diikuti 11 Desa di 7 Kecamatan, Gelombang II akan dilaksanakan pada Hari Rabu Legi tanggal 20 Februari 2019 diikuti 144 Desa di 16 Kecamatan, Gelombang III akan dilaksanakan pada Tahun 2020 diikuti 7 Desa di 6 Kecamatan.

Hal-hal yang sebagaimana yang dirubah dalam perubahan Perda antara lain yaitu, Biaya Pilkades dibebankan pada APBD Kab dan APBDes adapun biaya APBD, PNS yang mencalonkan diri menjadi Kepala Desa   wajib mendapatkan ijin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian, Calon Kepala Desa dapat berada di TPS, dalam hal tidak berada di TPS, Calon Kades wajib berada di kediaman masing – masing tanpa melakukan kegiatan yang    dapat mengganggu jalannya pelaksanaan Pilkades, Dalam hal terjadi perolehan suara sah yang samalebih dari 1 (satu) Calon Kades, maka Calon Kades Terpilih ditetapkan berdasarkanwilayah perolehan suara sah yang lebih luas, Jumlah Calon Kades minimal 2 maksimal 5, Calon Kades Tidak boleh mengundurkan diri , Pilkades menggunakan sistem TPS Tunggal , Pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara dilaksanakan oleh KPPS dan DPT lebih dari 10.000 dapat membentuk lebih dari 1 KPPS.

Bupati Juliyatmono juga menegaskan Teknis agar mudah dalam pelaksanaan Pilkades, rancangan-rancangan dan antisipasi. Secara umum harus mementingkan kesatuan, kerukunan agar terhindar dari suasana psikologi masyarakat yang menimbulkan sentiment terhadap calon Kades Terpilih.

“Saya berharap suasana adem, tentrem, terkondisi di Kabupaten Karanganyar ini, contohnya dalam Faktor keamanan”. Tuturnya.

Demikian Diskominfo (Ina/adt/lp)