Pemerintah Terus Bangun Optimisme

Kominfo
Bupati Karanganyar Dalam Menyampaikan Sambutan Dalam Acara Bersih Dusun di Taman Sari Kerjo

 

KARANGANYAR – 09 September 2018

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar terus membangun optimisme masyarakat bumi intanpari. Warga masyarakat harus tetap semangat dan tidak boleh mengeluh. Pasalnya mengeluh hanya melahirkan sesuatu yang tidak baik.

“Kita itu akan mendapatakan sesuatu dari hasil pemikiran kita sendiri. Klau mikir seneng nanti dapatnya akan bahagia. Namun kalau memikirkan susah maka juga akan dapat juga kesusahannya,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan pada bersih dusun Jambe Wangi, Desa Tamansari Kecamatan Kerjo (09/09).

Dia menambahkan apalagi berburuk sangka. Misalnya tetangga beli sepeda motor, kita ikut bingung. Jika terus berpikir demikian, maka tidak akan bagus. Harusnya masyarakat terus bersemangat dan berusaha sehingga hasilnya akan baik. Bersih dusun yang dilakukan di dusun Jambe Wangi yakni dengan pementasan wayang kulit 4 dalang cilik. Dalang cilik itu adalah Agung, Febri, Royan dan Yusmo. “Saya tahu dalang cilik di Karanganyar jumlahnya sudah banyak. Soalnya karanganyar mempunyai sekolahnya dalang di sanggar Mujiyono Sarotama. Jika bapak dan ibu punya putra ingin bisa dalang belajar ke Mujiyono Sarotama,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu jalan dari Dusun Jambe Wangi juga akan diperbaiki dan diberi lampu. Sehingga jika akan ke Karanganyar sudah terang dan nyaman. Selain itu, Bupati mengatakan tanggal 7 Nopember 2018 akan digelar wayang kulit menyambut hari jadi Karanganyar. Dalangnya adalah Ki Manteb Sudarsono dan Purbo Asmoro. Rencana wayang kulit akan digelar di alun-alun Karanganyar. “Karanganyar punya banyak dalang, dari yang kecil hingga dewasa. Termasuk Unesco sudah mengakui jika wayang kulit adalah kesenian milik negara Indonesia dan tidak bisa diklaim negara lain,” tandasnya. (hr/adt)