Bupati Karanganyar : Berikan Pelayanan Sebaik Mungkin Untuk Masyarakat

Kominfo
Para Peserta Pembekalan Perangkat Desa Tahun 2018 di aula Hotel Pondok Asri Tawngmangu nampak serius saat penyampaian materi pembekalan, (05/09).

KARANGANYAR– 5 September 2018

Pembekalan Perangkat Desa Baru Tahun 2018 di Hotel Pondok Asri Tawangmanu, dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 5 sampai 7 september 2018 secara resmi dibuka oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono.M.M,  diikuti 64 peserta perangkat desa baru yang terdiri dari sekertaris desa sejumlah 4 orang, kepala seksi sejumlah 18 orang, kepala urusan sejumlah 7 orang, kepala dusun sejumlah 35 orang.

Asisten Bupati bidang pemerintahan Bachtiar, dalam pidato laporan pelaksanaan menyampaikan maksud dan tujuan pembekalan ini untuk meningkatkan pengetahuan wawasan desa baru dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan  desa, menciptakan aparatur yang mampu berperan aktif dan bersinergi dalam mencapai tujuan bersama, meningkatkan kemampuan memahami peraturan perundang-undangan sehingga mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan tertib dan lancar, mewujudkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat, menciptkan kebersamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan desa dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik.

Materi pembekalan yang terdiri dari Etika pemerintahan dan kepemimpinan, struktur organisasi dan tata kerja Pemerintah Desa, pengawasan pengelolaan keuangan desa, kewenangan Desa dan BPD, tata cara pengelolaan aset Desa, penyusunan produk hukum desa, penyusunan RPJM desa dan RKP desa, perangkat desa dan Kelembagaan desa, penyusunan APBDes dan pengadaan barang dan jasa di desa

Kominfo
Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono.M.M saat menyampaikan pidato sambutan sekaligus membuka acara pembekalan perangkat desa tahun 2018 di Hotel Pondok Asri Tawangmangu

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam pidato sambutan pembekalan tersebut menyampaikan dengan adanya perangkat milenial yang sesuai dengan konteks era jaman sekarang, dimana harus ada perubahan  dalam otonomi besar agar tidak terjebak pada masa lalu yang tidak baik, dimana tradisi buruk harus dirubah.

“ Ora usah mikir sepiro gedene upah sing mbok tompo, berikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Biar masyarakat yang menilai kinerja kalian” ujar beliau ditengah-tengah pidato sambutannya. Bupati Karanganyar juga menambahkan,  bahwa akan ada perubahan desa dengan layanan serba online.

Demikian Diskominfo (Ina/Ard/Vnd/Lp)