Pemkab Karanganyar Gandeng PT Kimia Farma Bangun Klinik Kesehatan

 

Kominfo
Bupati Karanganyar saat menyampaikan pidato sambutan dalam acara Ground Breaking peletakan batu pertama pembangunan pelayanan kesehatan Kimia Farma, Senin(03/09)

Karanganyar, Senin 3 September 2018

Pemkab Karanganyar menjalin kerjasama dengan PT. Kimia Farma untuk pembangunan klinik kesehatan. Adanya klinik kesehatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Karanganyar, Senin (3/9).

Bentuk kerjasama ini ditandai dengan peletakan batu pertama untuk pembangunan klinik kesehatan. Bangunan kantor eks Satpol PP akan diubah menjadi Klinik Kesehatan.

Asisten 2 Setda Karanganyar, Siti Maesaroh dalam laporannya mengapresiasi adanya bentuk kerjasama dengan PT. Kimia Farma. Karena adanya klinik kesehatan diharapkan mampu meningkatkan pelayanan bagi masyarakat dibidang kesehatan.

“Semoga mampu memberi manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan pendapatan asli daerah,”katanya.

Sementara Direktur PT. Kimia Farma, Nur Cahyo mengatakan pelayanan kesehatan sangat penting bagi masyarakat. Apalagi banyak warga peserta BPJS sehingga kebutuhan klinik kesehatan sangat diperlukan untuk melayani masyarakat. Pihaknya berharap nantinya pembangunan klinik dapat segera dibangun dan dilancarkan untuk ijin bangunan seperti apotek dan laboratorium.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan kesehatan pada warga. Diharapkan dalam waktu satu hingga satu setengah bulan dapat segera jadi,”harapnya.

Ditambahkannya, pembangunan ini akan membangun klinik terpadu dimana klinik kesehatan dilengkapi dengan laboratorium dan apotek sehingga pelayanan kesehatan terutama peserta BPJS dapat terlayani secara langsung.

“Saya berharap Pemkab nantinya dapat mengarahkan para peserta BPJS ke klinik kesehatan terpadu. Dengan membuat edukasi terapi manajemen dapat menjamin pengguna BPJS mendapat pelayanan secara lengkap,”terangnya.

Selanjutnya Bupati Karanganyar dalm sambutannya berharap pembangunan klinik kesehatan terpadu ini dapat membawa manfaat untuk kepentingan bersama.

“Kebtuhan obat di saat saat kondosi darurat dapat terpenuhi dan diharapkan nantinya ada praktek dokter bersama,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ind/dn/vinda)