DPRD Pemalang Belajar Pengelolaan Baznas

Sekda Kabupaten Karanganyar, Drs  Samsi M.Si memberikan sambutan dalam penerimaan DPRD Komisi D Kabupeten Pemalang, Jawa Tengah

KARANGANYAR – 31 Agustus 2018

Komisi D DPRD Pemalang belajar pengelolaan Baznas di Kabupaten Karanganyar. Pasalnya, baznas mampu mengatasi berbagai persoalaan keumataan dan masalah sosial lainnya. Selain itu, kunjungan wakil rakyat tersebut juga untuk menggali informasi terkait perlindungan tenaga kerja.

            “Pada tahun 2017 Baznas berhasil menerima dan menghimpun zakat infak dan shodaqoh (ZIS sebesar Rp 13,5 Miliar dalam kurun waktu 1 tahun. Sedangkan untuk tahun 2018 ditarget Rp 15 Miliar,” papar Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi.

Dia menambahkan Baznas juga mempunyai unit pengumpulan zakat (upz) yang sudah berfungsi dan berjalan dengan baik. Kemudian, satu bulan sekali diadakan pertemuan sarasehan untuk melaporkan, merekap dan mengumumkan. Selain itu, tambah Samsi guna membangkitkan kepercayaan dan sebagai bentuk tanggungjawab Baznas kepada publik, maka program kegiatan pengumpulan zis dipublikasikan lewat web baznas. Setiap bulan juga diterbitkan majalah. “Obyek kegiatan baznas seperti Karanganyar sehat dan Karanganyar peduli. Kerja baznas selama ini sudah sesuai dengan visi dan misi bupati karanganyar,” imbuhnya.

Lebih jauh, Baznas mengatakan program bupati melalui baznas adalah dengan sedot lumpur tinja. Termasuk mengimbangi kegiatan bupati dengan mengadakan sedot di mushola dan masjid. Mengenai pengelolaan perlindungan tenaga kerja kewajiban mengikuti 4 program BPJS ketenagakerjaan. Yaitu jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiun. “Untuk perusahaan belum semua masuk ke jamkesda dan lebih condong masuk menggunakan SKTM kalo sakit. Pemerintahan desa juga pemerintahan kabupaten Karanganyar semua perangkat desa mendapat fasilitas BPJS ketenagakerjaan yang ditanggung di APBDes,” imbuhnya. (ina/Yg)