DEWAN MASJID INDONESIA (DMI) KARANGANYAR DAN UNILEVER MENGGELAR GERAKAN BERSIH-BERSIH MASJID

Diskominfo
Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi saat memberikan sambutan pada acara Training of Trainers Program Bersih-Bersih Masjid 2018, Selasa (28/8).

 

Karanganyar, 28 Agustus 2018

Dewan Masjid Indonesia (DMI) Karanganyar bekerja sama dengan Unilever Menggelar Gerakan ‘Bersih-Bersih Masjid’ diawali dengan kegiatan Training of Trainers (ToT) program bersih-bersih Masjid 2018 Provinsi Jawa Tengah di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Karanganyar, Selasa Pagi (28/08). Acara ini dihadiri oleh Marbut Masjid yang berada di 17 Kecamatan se Kabupaten Karanganyar.

Gerakan bersih-bersih Masjid merupakan wujud nyata dari komitmen bersama untuk membantu masyarakat Indonesia menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari sehingga mengurangi dampak lingkungan yang tidak sehat dan memberikan dampak sosial positif kepada masyarakat.

Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi dalam sambutan nya menyambut baik atas terpilihnya Kabupaten Karanganyar. Jika program ini dapat berjalan dengan baik, diharapkan Baznas Karanganyar dapat melanjutkan ke Masjid lainnya sebagai sasaran. Mengingat program ini sinkron dengan program Pemerintah Kabupaten terkait sanitasi lingkungan berkelanjutan.

“Target 300 Masjid di Jawa Tengah, Karanganyar mendapatkan 100 Masjid yang akan dijadikan sasaran bersih-bersih Masjid”, kata Samsi dihadapan peserta.

Sementara itu Abdul Mu’id, Ketua DMI Karanganyar, mengatakan tidak semua kabupaten mendapatkan kesempatan memperoleh bantuan ini. Untuk itu DMI Karanganyar memberikan apresiasi kepada pihak Unilever sebagai pemrakarsa program ini.

Dikatakan oleh Abdul Muid, awal mula bantuan hanya menyasar kepada 3 kecamatan saja, namun dengan usulan dari DMI Karanganyar ke pihak Unilever akhirnya disetujui pemberian bantuan program ke 100 Masjid di 17 Kecamatan yang berada di wilayah Bumi Intanpari.

Demikian Diskominfo (An/F3a)