Datangi PPSA, Komisi E DPRD Propinsi Jawa Tengah dicurhati Sarana Prasarana

Kepala PPSA, Purwadi memaparkan yang telah dikerjakan kepada Komisi E DPRD propinsi Jawa Tengah di kantor PPSA di Tawangmangu (24/08)

KARANGANYAR – 23 Agustus 2018
Kedatangan komisi E DPRD Propinsi Jawa Tengah ke Panti Pelayanan Sosial Anak (PPSA), tidak disia-siakan pengelola. Pada kesempatan itu, pengelola PPSA curhat ke ketua rombongan anggota dewan Komisi E Sony Sumarsono. Mulai sarana prasarana, keterbatasan personel, dan warung sosial.
“Kami sebenarnya butuh tenaga psikologi sebab anak anak yang datang ke panti mempunyai permasalahan yang komplek. Mulai anak jalanan, anak yang lari dari rumah dan lain sebagainya,” papar kepala PPSA, Ir Purwadi MM saat audiensi dengan DPRD Propinsi Jawa Tengah (24/08).
Dia menambahkan PPSA butuh SDM yang cukup. Pekerja sosialnya hanya dua orang. Apalagi pintu panti selalu terbuka lebar dan butuh tenaga keamanan. Dibidang sarana prasarana, Purwadi mengatakan butuh operasional mobil. Kendaraan yang dimiliki PPSA Tawangmangu tahun 97 dan tidak berani untuk keluar kota. “Mobil itu dipergunakan unyuk rekrutmen dan untuk kegiatan lainnya,” imbuhnya.
Lebih jauh, Purwadi mengatakan seperangkat alat musik. Pihaknya hanya punya satu set, jika dipergunakan satu kelompok, kelompok yang lain menunggu. Padahal peminat musik cukup banyak. “Selanjutnya optimalisasi warung sosial tempat untuk memamerkan karya anak. Saat ini belum menghadap jalan sehingga tidak optimal pemasarannya” imbuhnya.
Sementara ketua rombongan komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sony Sumarsono mengatakan jika memang urgen diusulkan ke dinas sosial propinsi dengan tembusan ke dewan. Meski demikian, Sony mengatakan akan lebih baik jika PPSA ini membuat rencana kegiatan dan anggaran. Di dalam rencana itu apa yang menjadi prioritas PPSA dikomunikasikan ke dinas sosial propinsi dengan tembusan ke komisi E. “Mana yang menjadi prioritas akan kami bantu,” tandasnya.(hr/Ard)