ROMBONGAN TAMU DARI LONDON INGGRIS MENJELAJAH DI BUMI INTANPARI

DISKOMINFOBupati Karanganyar Juliyatmono menerima kunjungan rombongan tamu ‘Siswa Sukro’ di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (13/8).  

Karanganyar, Selasa 14 Agustus 2018

Rombongan tamu ‘Siswa Sukro’ dari luar negeri mengikuti International Gamelan Festival (IGF) di Solo yang diprakarsai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kemarin menjelajah di Bumi Intanpari. Mereka terkesan dengan seni gamelan atau karawitan di Bumi Intanpari. Siswa Sukro merupakan komunitas pecinta seni karawitan yang berlokasi di Southbank Centre, London, Inggris. Kunjungan Diawali ke Sanggar Sangga Buana pimpinan wasimin di Matesih tujuannya untuk melihat bagaimana gamelan tradisi berkembang menjadi tradisi kontemporer, lalu rombongan bergeser ke rumah dalang kondang, Ki Manteb Soedharsono, lalu puluhan tamu luar negeri itu mendatangi SMPN 1 Karanganyar yang pernah menang di lomba karawitan tingkat nasional. Kita melihat apakah seni ini berhenti dikalangan tua saja tapi ternyata tidak anak muda ada.

Selanjutnya rombongan tamu dari luar negeri tersebut langsung diterima oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (13/8) Dalam sambutannya beliau mengucapkan selamat datang dan mengucapkan terimakasih telah mengunjungi Kabupaten Karangayar. Selain itu harapan beliau setelah acara ini peserta dapat menerapkan nilai–nilai kebudayaan. Bupati Karanganyar juga mengajak peserta  untuk datang lagi untuk mengunjungi Karanganyar dalam acara HUT Karangayar.

“Dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Karangayar akan mengadakan wayangan semalam suntuk yang mana dahulu menghadirkan 100 sinden sekarang menghadirkan 101 sinden dan 17 gamelan yang merepresentasikan dari 17 Kecamatan yang ada di Karanganyar.  sekali lagi Bupati sangat senang , bangga dan berterimakasih, semoga kerjasama ini bisa berlanjut dengan kesempatan–kesempatan berikutnya. Mudah-mudahan nanti saya bisa bertolak juga ke inggris” tuturnya

Sementara itu perwakilan dari Kementrian Kebudayaan Indonesia, Anung Karyadi memberikan penjelasan bahwasannya kunjungan ini akan berakhir pada tanggal 20 Agustus 2018. Adapun tempat yang telah di kunjungi yaitu Wonogiri, Sukoharjo dan Klaten. Warga negara asing baru pertama kali datang ke Karangayar dan mereka kaget karena campursari di Karanganyar masih ada mereka heran dan mereka optimis gamelan tidak kehilangan generasi mudanya. Tujuan kita mendukung ekosistem dan ekosistem disini hidup dan puluhan tamu dari luar negeri ke Karanganyar bertujuan mengeksplorasi seni gamelan di Bumi Intanpari.

Demikian Diskominfo (F3a/Adi Nug)