Pemkab Karanganyar Kirim Tenaga Medis Dan Dokter Ke Lombok

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengirimkan tim medis dan dokter untuk membantu korban bencana di Lombok

 

KARANGANYAR – 14 Desember 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar kembali membantu korban gempa bumi di Lombok. Kali ini bantuan tersebut adalah mengirimkan tenaga medis dan dokter ke Lombok Selasa (14/08). Mereka dilepas bupati Karanganyar, Juliyatmono di halaman setda Karanganyar menuju Lombok dengan transportasi darat.

“15 relawan khusus evakuasi dan peralatan strategis seperti pemasangan tenda sudah kembali dari Lombok. Kali ini, kami mengirimkan kembali 7 relawan khusus tenaga medis dan dokter,” ujar Bupati Karanganyar Juliyatmono usai melepas relawan tenaga medis dan dokter ke Lombok.

Tidak lupa, orang nomor satu di Karanganyar mengucapkan terima kasih kepada ralawan dari BPBD dan ormas yang sudah satu minggu berada di Lombok membantu korban bencana alam. Meskipun di Karanganyar, Bupati juga terus mengikuti perkembangan relawan yang dikirim tersebut.  Tentu, ini menambah pengalaman dan menumbuhkan rasa cinta kasih terhadap sesama. “Ditambah lagi untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan rasa syukur bisa membantu dengan baik. Sebenarnya tim relawan diminta untuk tetap tinggal disana, namun sudah memesan tiket dan akomodasi maka tetap kembali ke Karanganyar,” imbuhnya.

Dia menambahkan bantuan tersebut diberikan dengan pengharapan agar Karanganyar terbebas dari musibah. Salah satu carannya menghindari musibah adalah dengan membantu masyarakat korban bencana alam. Kepada tim medis dan dokter, Juliyatmono berpesan agar menjaga nama baik Karanganyar. Lebih cermat dan melakukan koordinasi dengan tim yang berada di Lombok. “Dengan mengucapkan bismillah kami berangkatkan team medis dan dokter ke Lombok. Semogga Allah selalu melindungi kita semuanya,” imbuhnya.

Pengiriman bantuan medis tersebut untuk membantu pada sisi kemanusiaan. Yakni menolong orang. Selain itu, Pemkab Karanganyar juga membantu peralatan-peralatan bidang kesehatan. Seperti obat dan alat bantu untuk berjalan.

Sementara Ketua PMI Karanganyar, Timotius Suryadi menambahkan bantuan yang dikirim tersebut berupa obat-obatan dan uang senilai Rp 50 juta. Juga termasuk perlengkapan kesehatan seperti krek untuk patah kaki. Selain itu, juga ada alas tidur untuk para pengungsi. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban penderitaan masyarakat Lombok,” tambah Timotius. (hr/ard/ana)