Kalau ada Yang Memotong, Laporkan Bupati Sampai Ketemu

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan bantuan RTLH kepada warga penerima bantuan rehab rumah di rumah dinas Bupati, Kamis (09/08)

 

KARANGANYAR – 9 Agustus 2018

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta penerima bantuan RTLH untuk melaporkan jika ada oknum yang menyunat bantuan tersebut. Orang nomor satu di Karanganyar secara tegas menyatakan tidak ada potongan apapun dalam pemberian bantuan rehab rumah sebesar Rp 10 juta per KK.

“Jangan sampai siapapun njaluk duwit (meminta uang, Red) karena beralasan telah mengusulkan atau telah mengaku berjasa. Banyak yang laporan kepada saya jika ada yang minta bagian laporkan saya sendiri sampai ketemu saya,” papar Juliyatmono saat memberikan arahan dihadap 200 KK penerima bantuan RTLH di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (09/08).

Dia menambahkan jika tidak ada yang berani melaporkan, ajak tetangga atau siapapun untuk melaporkan ke bupati. Sebab pihaknya setiap hari ‘blusukan’ ke berbagai wilayah dan pasti ada laporan yang masuk karena ada potongan dalam RTLH. “Terkadang hanya diberikan Rp 6 juta atau Rp 7 juta saja. Ini sungguh menyakitkan. Siapa saja yang meminta tidak akan saya beri ampun,” tandasnya dengan nada tinggi.

Selain itu, bagi penerima bantuan RTLH diharapkan dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Menurut Juliyatmono pemerintah inginnya masyarakat mempunyai rumah yang sehat, tertutup, aman dan mempunyai jamban. Klau tidak mempunyai jamban, pihaknya meminta juga dilaporkan. Pihaknya juga akan melakukan pengecekan kepada rumah yang dibantu. Sudah sesuaikan atau belum.   “Ini memperingati kemerdekaan. Saya meminta penerima bantuan memasang bendera merah putih,” tandasnya,

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades), Utomo Sidi Hidayat menyatakan bantuan per KK sebesar Rp 10 juta. Penerima bantuan berjumlah 200 KK. Pihaknya menyatakan bantuan itu ada yang lewat pokmas dan ada juga yang diterima langsung melalui rekening karena satu desa menerima sendiri. “Selanjutnya, masyarakat menyediakan material, tenaga sesuai kebutuhan sendiri-sendiri. Setelah selesai, kami meminta hasilnya rehab rumah tersebut,” imbunya.

Rincian Kecamatan yang menerima bantuan adalah Karanganyar 14 rumah, Tasikmadu 16 rumah, Jaten 8 rumah, Kebakkramat 20 rumah, Mojogedang 5 rumah, Karangandan 20 rumah, Matesih 17 rumah, Jumantono 19 rumah, Jumapolo 10 rumah, Jatipuro 18 rumah, Jatiyoso 5 rumah, Kerjo 11 rumah, Gondangrejo 37 rumah. (Hr/Adt)