Bupati Karanganyar Menyetujui Usulan Raperda Inisiatif DPRD

Diskominfo
Bupati Karanganyar menyampaikan tanggapan terhadap usulan Raperda Inisatif DPRD di Gedung DPRD, Rabu (8?8).

Karanganyar, Rabu 08 Agustus 2018

Tanggapan Bupati terhadap nota penjelasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Karanganyar dalam penyampaian 2 (dua) Rancangan Peraturan daerah  Inisiatif DPRD yaitu yang pertama Rancangan Peraturan Daerah tentang Pelestarian Budaya Jawa. Bupati sangat menyambut baik, mendukung dan mengapresiasi inisiatif DPRD terhadap penyusunan Raperda tentang Pelestarian Budaya Jawa. Mengingat gencarnya pengaruh budaya asing yang semakin memasuki budaya jawa, dan supaya kita bisa lebih mampu memilih dan menyerap budaya modern dengan lebih baik sehingga dapt menumbuh kembangkan sikap masyarakat yang saling menghargai. Dalam menanggapi inisiatif DPRD Bupati juga menyampaikan bahwa Perda ini tidak bertentangan dengan peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 2 Tahun 2013 tentang Perlindungan, Pembinaan, dan Pengembangan Bahasa, Sastra, dan Aksara Jawa yang secara khusus telah mengatur substansi mengenai bahasa Jawa. Bupati Karanganyar juga mendukung rancangan Peraturan Daerah tentang Kepemudaan, di karenakan pemuda telah menjadi satu identitas yang potensial sebagai penerus cita – cita perjuangan bangsa dan sebagi sumber insani bagi pembangunan Negara dan Bangsa. Pembinaan dan pengembangan kapasitas generasi muda dilakukan dengan menerapkan manajemen yang mampu mendorong kratifitas, inovasi, kerja keras serta keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga akan mampu melahirkan generasi muda yang tangguh, profesional dan mandiri.

Bupati juga menambahkan memperkaya khasanah budaya Jawa pada dasarnya pelestarian budaya lokal adalah upaya untuk mempertahankan nilai-nilai seni budaya dan nilai tradisional dengan mengembangkan perwujudan budaya yang bersifat dinamis dan sesuai dengan perubahab serta perkembangan zaman. Oleh sebab itu, tujuan pelestarian budaya jawa yakni untuk revitasisasi                      (penguatan) budaya. Revitalisasi (penguatan) tersebut mengandung 3 (tiga) unsur yakni pemahaman untuk menimbulkan kesadaran, perencanaan secara kolektif dan pembangkitan kreatifitas kebudayaan. Disamping itu potensi pemuda juga memerlukan pengintegrasian dalam pengelolaannya di daerah. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem layanan pemuda yang dapat menjamin terpenuhinya hak-hak pemuda dan melalui Raperda ini diharpkan kabupaten Karanganyar akan menjdai akbupaten Layak Pemuda sesuai program Kemenpora.

Demikian Diskominfo (f3a/dn)