Kongkretkan Data Pertanian

diskominfo
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo Memberikan Pengarahan Pada Peserta Pelatihan Pertanian di OISCA Karngpandan, Senin (01/8)

KARANGANYAR – 1 Agustus 2018

Untuk mewujudkan pertanian yang unggul dan maju, diperlukan basis data yang baik dan benar. Ditunjung dengan penyuluh pertanian yang handal untuk mendampingi petanian. Dua jurus tersebut, seharusnya mampu menjadi pertanian sebagai andalan.

“Hasil pertaniannya kita banyak bergantung kepada Bangkok. Bangsa ini perlu basis data yang baik dan benar  dan penyuluh pertanian yang terus mendampingi petani,” papar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dihadapan para peserta pelatihan pertanin di Organization For Industrial Spriritual And Cultural Advancement (OISCA) Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Rabu (1/08)

Dia mengepreasisi dengan baik sisi spritual yang ada di dalam OISCA. Sebab dengan spritual akan membangun integritas yang baik. Termasuk jujur di dalamnya sehingga gangguan itu dapat ditepis. “Untuk memaksimalkan lahan dibutuhkan data untuk mengetahui berapa kebutuhan yang dibutuhkan. Dengan data yang benar, maka pertanian akan dapat dimaksimalkan,” imbuhnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan kerjasama antara OISCA  dengan Jepang perlu diteruskan. Sebab Karanganyar mempunyai banyak potensi pertanian. Pesona alamnya juga baik sehingga perlu dimaksimalkan. Hanya saja, akhir-akhir ini OISCa membutuhkan dana untuk pelatihan atau sekolah. “Saya berharap OISCA mampu menghasilkan ahli-ahli pertanian yang handal,” imbuhnya. (Ina/ad/Adt)