Memotivasi Yang Lain Untuk Berprestasi

Bupati Karanganyar, Juliyatmono membuka start kirab SMPLB-C Karanganyar, atas keberhasilan Lena (pakai karangan bunga sebelah Kanan) meraih dua emas dan satu perunggu.
Bupati Karanganyar mengalungkan karangan bunga kepada Lena
Bupati Karanganyar dimintai foto bersama anak-anak dan orang tua mereka

KARANGANYAR – 27 Juli 2018

Bupati Karanganyar Juliyatmono bangga dan kagum dengan perjuangan Lena Karmila Sari, siswa SLB Karanganyar mendapatkan Emas bulutangkis dalam kompetisi Pornas VIII Special Olympic Indonesia (Soina) 2018 di Propinsi Riau. Untuk mewujudkan kebanggan tersebut, orang nomor satu di Karanganyar akan memfasilitasi siswa SMPLB-C Negeri Karanganyar untuk bertanding di tingkat internasional di Spescial Olympics World Summer Games (SOWSG) di Abu Dhambi, Uni Emirat Arab, 14-21 Maret 2019.

“Prestasi Lena dalam menyambut emas di dua nomor yakni tunggal dan ganda putri sangat luar biasa. Ini tentu bisa menyemangati teman-teman yang lain untuk berprestasi. Siapapun mempunyai kemampuan dan bisa melakukan hal yang sama,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai memberangkatkan kirab atas keberhasilan Lena.

Dia menambahkan akan melakukan pendampingan dan pemberian sarana dan prasarana agar Lena bisa menjuarai di tingkat internasional. Keunggulan tersebut harus ditopang dan didukung sarana yang memadai agar lebih berprestasi lagi. Pawai anak-anak SLB tersebut dimulai dari kantor SLB mengeliling Alun-alun Karanganyar.

Sebagai penyandang tunagrahita, Lena berhasil mengharumkan nama Kabupaten Karanganyar keberhasilannya tak lepas dari dukungan sang pelatih. “Klau dia drop atau gak mau, kita yang terus memotivasi. Ini kita terus lakukan hingga lena pulang membawa dua emas,” ujar pelatih Wahyuningsih

Menurut Wahyuningsih, perjuangan Lena untuk mendapatkan emas sangat panjang dan melelahkan. Mulai seleksi di sekolahan, di kabupaten hingga ke Propinsi. Dari Jawa Tengah maju ke Propinsi dan akhirnya menjadi juara 1 bulutangkis tunggal putri dan juara 1 di ganda putri. “Untuk ganda campuran, lena hanya mendapatkan perunggu karena sudah keletihan. Tentu ini memotivasi yang lain untuk terus berprestasi,” imbuhnya. (hr/an)