Aditya Putra dan Sarah Pungky “Jupe“ Berhasil Raih Juara Putra Putri Lawu 2018

Karanganyar, 27 Juli 2018

Perhelatan Grand Final Pemilihan Putra Putri Lawu Duta Wisata tahun 2018 Kabupaten Karanganyar tadi malam, Kamis 26 Juli 2018 diselenggarakan dengan begitu megah di De Tjolomadu, Colomadu. Bangunan yang sudah selesai direnovasi tersebut memang luar biasa megahnya. Di salah satu ruangan di kompleks bangunan tersebut acara malam itu memang berhasil memikat banyak pengunjung. Seperti  yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Titis Sri Jawoto ruangan yang  berkapasitas 1.200 (seribu dua ratus) tersebut penuh dengan tamu undangan serta para pendukung peserta finalis.

Disampaikan pula oleh Titis acara tersebut bisa terselenggara berkat dukungan dari banyak pihak selain APBD Karanganyar. Peserta pemilihan Putra Putri Lawu tahun ini, lanjut Titis sebanyak 92 orang yang kesemuanya layak maju ke tingkat Provinsi. Akan tetapi karena hanya satu pasang yang berhak mewakili Kabupaten maka dipilih yang terbaik.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono yang hadir didampingi Forkompimda dan seluruh Kepala Perangkat Daerah menyatakan merasa bangga dengan adanya De Tjolomadu yang baru saja diresmikan dan saat itu bisa mempergunakan gedung tersebut untuk perhelatan Grand Final Pemilihan Putra Putri Lawu.

“De Tjolomadoe yang sekarang sering dipakai untuk event-event internasional ini merupakan cagar budaya yang harus dijaga. Dengan menggeliatnya Kecamatan Colomadu dengan hadirnya De Tjolomadoe ini supaya saling sinergi, saling mengisi untuk kepentingan pergerakan perekonomian Solo Raya dan sekitarnya. Atas nama pemerintah saya mengucapkan terima kasih karena bias menggunakan tempat ini. Saya berharap dengan tempat yang special ini bias membangkitkan semangat lebih baik. Grand  final Duta Wisata adalah sarana dari pemerintah yang diberikan untuk anak-anak yang cerdas, punya talenta menjadi lebih baik, memiliki rasa percaya diri sesuai bakat talenta yang dimiliki masing-masing. Acara ini adalah pintu masuk untuk membuat anak-anak sukses demi masa depan dengan tetap rendah hati sebagai pemuda-pemudi  Karanganyar sebagai warga Negara yang baik. Mari kita cintai Karanganyar, cintai Jawa Tengah, cintai Indonesia sepenuh hati dengan berpikir baik, positif, mempromosikan budaya, atraksi, obyek wisata di Karanganyar sehingga banyak orang datang ke Karanganyar,” ungkapnya.

Acara yang dimeriahkan dengan pertunjukan penyanyi dari Solo yang sudah terkenal sampai ke manca negara, Sruti Respati ini berhasil memukau seluruh hadirin. Bahkan Juliyatmono pun bekenan duet menyanyi bersama Sruti.

Dewan juri pada acara semalam terdiri dari 5 (lima) orang yaitu Daryono, owner  Sinergi Event Organizer, Sri Esti Sulistiantini, guru Bahasa Inggris SMKN 2 Karanganyar, Sisto Asresto, Direktur Sales and Marketing Novotel Semarang dan General  Manajer Fave Hotel Solo Baru maupun Solo, KRA. Juritno Yudo Adiningrat, abdi dalem Kasultanan Surakarta Hadiningrat, serta Putri Ira Kartikasari, Ketua Persit Kartiak Candra Kirana Karanganyar.

Setelah dilakukan penilaian dengan seksama oleh para juri melalui pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada semua peserta akhirnya diputuskan bahwa pemenang Putra Putri Lawu tahun 2018, berturut–turut dari Juara 3 hingga 1 adalah Yustisiawan Candra (Karanganyar) dan Fajar Kurnia Fauza Afani (Karanganyar), Christya Omega (Jenawi) dan Livya (Ngargoyoso), serta Aditya Putra Dewantara (Kerjo) dan Sarah Pungky Astuti (Karanganyar). Aditya Putra Dewantara berhasil meraih juara pertama setelah menjawab pertanyaan juri tentang jenis-jenis narkoba, sedangkan Sarah Pungky Astuti, yang biasa dipanggil “Jupe” oleh teman-temannya, berhasil meraih juara pertama setelah dengan tepat dan tegas menjawab pertanyaan juri tentang pengertian sadar wisata. Para pemenang berhak menerima hadiah berupa piala dan uang pembinaan. Demikian Diskominfo. (krs/adt/ard)