ORPEG ADAKAN SOSIALISASI PENGEMBANGAN BUDAYA KERJA

DISKOMINFO
Sekretaris Daerah Samsi menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara sosialisasi di Ruang Podang I Setda Karanganyar, Kamis (26/7).

Karanganyar,  26 Juli 2018

Budaya kerja merupakan suatu sistem nilai, persepsi, perilaku dan keyakinan yang dianut oleh tiap individu karyawan dalam kegiatan mencapai tujuan organisasi dan individual. Selain itu sangat penting untuk dikembangkan karena memberikan dampak yang positif terhadap sebuah pencapaian perubahan yang tentunya berkelanjutan di tempat kerja. Selain itu juga meningkatkan produktivitas kerja.

Hal tersebut yang melatarbelakangi dilaksanakannya Sosialisasi Pengembangan Budaya Kerja di Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Yang diadakan di Ruang Podang I  Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, kamis (26/7). Beberapa tamu undangan tampak hadir memenuhi ruangan diantaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Sekretaris Daerah Kabupaten Demak selaku narasumber (dr. Singgih Setyono, MMR), Para Staf Ahli Bupati Karanganyar, Bapak Ibu Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah dan Para Kepala Bagian Sekretariat Daerah.

Acara diawali dengan laporan penyelenggaraan Sosialisasi Budaya Kerja yang disampaikan oleh Kabag Orpeg Dwi Amperawati beliau menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan sosialisasi tersebut adalah Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010 – 2025 dan tujuan diadakan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan profesionalitas aparatur dilingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang sejalan dengan reformasi birokrasi yaitu mendorong perubahan polapikir/mindset pada jajaran birokrasi agar terwujud penyelenggaraan pemerintahan yang profesional.

Selanjutnya dalam sambutan Bupati Karanganyar yang di wakili Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Drs. Samsi, M.Si menyampaikan bahwa beliau sangat berharap agar sosialisasi ini berkontribusi positif untuk meningkatkan profesionalitas aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Internalisasi Budaya Kerja ini diharapkan sejalan dengan upaya reformasi birokrasi. Beliau juga menambahkan bahwa untuk mewujudkan tata pemerintahan yang profesional memang tidak mudah, Pemerintah yang profesional menuntut penyelenggara negara memiliki karakteristik adaptif, berintegrasi, berkinerja tinggi, bersih dan bebas dari KKN, mampu melayani publik, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.

Pada kesempatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, dr. Singgih Setyono, MMR selaku narasumber kegiatan ini, membahas mengenai masalah kinerja birokrasi seperti buruknya kualitas pelayanan kepada masyarakat, kurangnya kualitas SDM aparatur serta rendahnya moralitas yang mendorong terjadinya korupsi.

 

Demikian Diskominfo (F3a/An).