Bupati Karanganyar : Pemuda Harus Jadi Pelopor Dan Nasionalis Yang Kuat

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengobarkan semangat kepada peserta paskibra tahun 2018

 

KARANGANYAR – 25 Juli 2018

Generasi muda harus menjadi pelopor dan memiliki jiwa nasionalis yang kuat pada era digital seperti ini. Sebab kecintaan kepada tanah akhir-akhir ini mulai merosot dan memudar. Penjajahan selama 350 tahun, menelan ribuan pahlawan dan masyarakat gugur untuk Merdeka.

“Merah putih adalah lambang negara dan kehormatan kita. Inilah yang harus dihayati sepenuhnya oleh para peserta pelatihan pasukan pengibar bendera HUT ke 73 (paskibraka) Kabupaten Karanganyar. Sehingga dalam menjalankan tugas mengembangan tugas suci mengibar bendara akan penuh semangat dan menghilangkan kesalahan sekecil apapun,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan gobara

BUpati Karanganyar, Juliyatmono berjabat tangan satu persatu para anggota Paskibra 2018

n semangat kepada peserta Paskibraka di halaman kantor Setda, kemarin (25/07)

Juliyatmono mengingatkan, tidak semua diberikan kesempatan untuk menjadi paskibraka. Sehingga pihaknya berharap kepada anggota paskibraka untuk mulai meneguhkan tekad dan semangat.  Fokus berlatih dengan kesiapan mental dan fisik yang baik. Ini amanah yang luar biasa untuk dijalankan sepenuh hati “Ribuan pasang mata akan melihat saat penarikan bendera pada upacara HUT RI sehingga persiapan menjadi penting. Patuhi pelatih dan terus berkonsentrasi untuk terus latihan-latihan,” imbuhnya.

Atas nama pemerintah, Juliyatmono mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak-pihak terkait atas dedikasinya yang telah membantu seleksi. Duta-duta terbaik akan mengemban tugas dan semoga Allah melimpahkan kemudahaan pada pelaksanannya nanti. “Paskibra menjadi kebanggan masyarakat Karanganyar. Oleh karena itu laksanakan tugas secara baik,” ungkap orang nomor satu di Karanganyar tersebut.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Titis Sri Jawoto mengatakan peserta paskibraka ini telah melalui seleksi yang sangat ketat. Dari 302 peserta telah disaring 77 peserta dan 1 orang dikirim ke Tingkat propinsi Jawa Tengah. Sehingga yang menjadi peserta sebanyak 76 orang. “Pelaksanaan pelatihan akan dilakukan pada tanggal 24 Juli sampai 16 Agustus 2018. Pelatihan yang dilakukan oleh prajurit terpilih dari kodim 0727 Karanganyar,” imbuh Titis Sri Jawoto. (hr/ana)