Ratusan Siswa Ikuti Simulasi Bencana

DISKOMINFO
Salah satu korban bencana terkait simulasi di SDN 03 Jaten, Senin (23/7).

Karanganyar, Senin 23 Juli 2018

Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri 3 Jaten mengikuti simulasi tanggap bencana. Kegiatan ini sendiri merupakan bagian dari edukasi bagi para siswa dan melatih kesigapan sekolah ketika terjadi bencana, Senin (23/7).

Kegiatan simulasi bencana di SD Negeri 3 Jaten berawal dari ketika terjadi bencana hingga penanganan paska bencana. Tak hanya siswa, para guru juga mendapat pelatihan bagaimana ketika terjadi bencana hingga merawat ketika ada korban bencana. Pelatihan bencana ini diberikan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Bambang Djatmiko. Dalam sambutannya ia mangatakan simulasi ini merupakan sosialisasi sejak dini penanggulangan bencana dengan demikian anak mengenali berbagai jenis musibah atau bencana yang sering terjadi di Karanganyar khususnya seperti tanah longsor, banjir di daerah-daerah tertentu, angin puting beliung, gempa. Sehingga anak mengerti harus bertindak apa dan bagaimana.

“Secara teknis kita menyosialisasikan tanggap bencana kepada anak-anak dengan tujuan supaya anak mengenal bencana dan dapat melakukan penyelamatan diri dan menolong jiwa orang lain,”terangnya.

Sementara itu Ariyanto dari pihak PMI Karanganyar selaku staf bidang SD dan Diklat menyampaikan PMI Karanganyar telah beberapa kali mengadakan latihan di beberapa sekolah dasar. Ini dilakukan guna memberikan edukasi tanggap bencana terkait penanganan yang sakit dan untuk evakuasi mandiri yang kesemuanya dilakukan oleh tim tanggap bencana yang meliputi Tim Palang Merah Remaja (PMR), Dokter Kecil.

“Simulasi ini sudah bagus, untuk usia sekolah dasar kita belum bisa menuntut secara profesional yang terpenting sudah bisa melakukan evakuasi mandiri,”jelasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind/dn)