SMK WIKARYA TANGKAL HOAX

SMK WIKARYA TANGKAL HOAX

Wajah-wajah antusias terlihat pada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Wikarya Karanganyar. Selasa siang (17/7) sekitar seratusan siswa baru SMK Wikarya mendapatkan materi mengenai Langkah Cerdas Menangkal Hoax dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar.

Sesi pengantar materi disampaikan oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Ardiansyah,S.STP,M.Si. Dibuka dengan pertanyaan mengenai apa itu hoax, seorang siswi sigap menjawab dan mendapatkan hadiah sebuah buku.

Usia SMA atau sekitar 16-18 tahun, berdasarkan penelitian sederhana yang dilakukan oleh Head of Digital Business Unit, terpetakan bahwa usia remaja adalah usia dimana mereka mulai aware dengan update informasi. Rasa keingintahuan dan keinginan berbagi informasi yang tinggi jika tidak dibekali dengan kemampuan menyaring informasi sangat berpeluang untuk menjadi pendistribusi atau justru korban hoax.

Menurut Ardiansyah dalam paparannya, hoax atau informasi rekayasa untuk menutupi fakta atau kebenaran sangat berbahaya. Disamping viralnya hoax bisa menutupi isu atau kebijakan yang lebih penting yang sedang dikampanyekan, hoax juga merupakan penipuan publik. Sebagai contoh, beredar hoax pembukaan penerimaan CPNS padahal pemerintah tidak mengadakan. Tersebarnya hoax juga bisa memicu kepanikan di masyarakat. Asal menyebarkan informasi tanpa dilacak kebenarannya bisa melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Diharapkan dengan pengetahuan cara-cara menangkal hoax, para remaja bisa menjadi agen informasi yang valid, terpercaya, dan konstruktif (sf).