Optimalkan Peran PPID di level Kecamatan, PPID Utama Kabupaten Karanganyar lakukan Monitoring dan Evaluasi

Diskominfo
Suasana monitoring dan evaluasi

Karanganyar – Pemerintah Kabupaten Karanganyar terus berupaya memperbaiki layanan permohonan informasi yang telah dijalankan. Hal ini senada dengan terbitnya UU 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Permendagri 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi Kemdagri dan Pemerintah Daerah.

Bertempat di Ruang Podang 1 Kantor Sekretariatan Daerah Kabupaten Karanganyar, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten Karanganyar mengadakan monitoring dan evaluasi bagi PPID Pembantu kecamatan yang berada di Kabupaten Karanganyar, Selasa Siang (17/07). Sebelum monitoring dan evaluasi di Kecamatan, tim (PPID Kabupaten Karanganyar) telah melaksanakan giat yang sama di level badan dan dinas serta instansi yang berada di Kabupaten Karanganyar.

PPID Utama Kabupaten Karanganyar Agung Tjahjo Nugroho dalam sambutan pembukaannya menekankan akan pentingnya tugas dan peran PPID dalam era keterbukaan informasi publik. Kabupaten Karanganyar di tahun 2018 ini terus mengupayakan memberikan layanan terbaik untuk memenuhi hak pemohon dalam mengakses informasi. Kerja keras ini terbukti dengan website Kabupaten Karanganyar masuk 10 besar dalam tahapan pertama penilaian.

 “Target kita (Kabupaten Karanganyar) adalah masuk tiga besar, kerja keras kita semua dalam memberikan pelayanan informasi dan dokumentasi harus kita tingkatkan”, kata Agung Tjahjo

Dari hasil monitoring dan evaluasi, dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar belum semuanya mengoptimalkan website sebagai sarana pelayanan informasi dan dokumentasi. Hal ini terlihat dari masih minimnya konten yang ada di website masing-masing kecamatan. Selain itu juga terbatasnya sumber daya manusia yang ada di kecamatan menjadi kendala tersendiri.

Diskominfo Karanganyar selaku instansi yang mengampu layanan website bagi kecamatan siap memberikan bimbingan teknis bagi staf di masing-masing kecamatan yang ditugasi sebagai admin website.

“Silahkan datang ke Diskominfo bagi bapak/ibu yang ingin belajar mengelola website”, tambah Agung Tjahjo.

Demikian Diskominfo (ana/dn/ina)