Bupati : Aplikasikan Ilmu ke Masyarakat Selama KKN

Diskominfo
Secara simbolis Bupati Karanganyar H.Juliyatmono menyematkan identitas kepada perwakilan peserta KKN

Karanganyar, Senin 16 Juli 2018

Pemkab Karanganyar menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari dua kampus yakni Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta dan STIE AUB Surakarta, Senin (16/7).

Dalam penerimaan mahasiswa KKN di Pendopo Rumah Dinas Bupati tersebut, Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar  meminta agar mahasiswa selama melaksanakan KKN dapat mengaplikasikan ilmu teorinya kedalam kehidupan bermasyarakat.

“Selama KKN adalah hal penting untuk mengumpulkan data, mengolah data hingga membuktikan itu semua dalam bentuk kebenaran yang akurat,”tuturnya.

Ia juga menyampaikan kelancaran pelaksanaan KKN ini merupakan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan perlu adanya sinergi antara Pemkab Karanganyar dengan mahasiswa KKN dengan demikian masyarakat dapat memperoleh ilmu yang tinggi dari para mahasiswa KKN.

“Atas nama Pemkab Karanganyar kami menyambut baik dan bangga Karanganyar menjadi lokasi KKN para adik-adik mahasiswa. Semoga dengan keberadaan adik-adik mahasiswa KKN dapat memberi nilai tambah dan manfaat untuk kemajuan Karanganyar,”harapnya.

Sementara itu Rektor Unisri Surakarta, Prof. Dr. Ir. Kapti Rahayu dalam sambutannya mengatakan jumlah keseluruhan mahasiswa KKN dari Unisri berjumlah 770 mahasiswa yang terdiri dari berbagai fakultas baik Ekonomi, Hukum, Kesehatan,  Pertanian. Pelaksanaan KKN akan dilaksanakan selama 40 hari yang tersebar di lima kecamatan yakni Kecamatan Kebakkramat, Jaten, Tasikmadu, Colomadu dan Gondangrejo.

Selama 40 hari kedepan, pihaknya berharap kepada segenap mahasiswa KKN dapat bekerjasama dengan masyarakat dengan berbagi ilmu dan skill yang telah diperoleh selama masa perkuliahan. Bukan hanya mahasiswa yang beruntung bisa bekerjasama dengan masyarakat melainkan masyarakat sekitar lokasi KKN juga dapat meningkat secara ekonomi, kesehatan maupun pertaniannya.

“Harus ada peninggalan positif yang bisa ditinggalkan untuk masyarakat. Ingat, bahwa kita hidup selalu memperhatikan lingkungan,”pesannya.

Lebih lanjut Ketua STIE AUB Suarakarta, Agus Sutomo menyampaikan untuk jumlah mahasiswa KKN dari STIE AUB Surakarta berjumlah 430 orang. Ia berpesan kepada segenap mahasiswa KKN untuk selalu menjaga etika dalam bermasyarakat.

“Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat menambah ketentraman di masyarakat. Tunjukkan citra baik sebagai orang intelektual,”tandasnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)