Kelompok Tani Ternak Subur Lestari Wakili Karanganyar di Lomba  Tingkat Propinsi

Kandang ternak Kelompok Tani Subur Lestari yang akan di nilai oleh Tim Penilai Provinsi

Karanganyar, Kamis 12 Juli 2018

Kelompok tani ternak subur lestari Desa Pandeyan Kecamatan Tasikmadu terpilih mewakili Kabupaten Karanganyar untuk lomba kelompok tani ternak berprestasi tingkat Jawa Tengah.

Pengolahan kompos dan peningkatan populasi menjadi andalan pemaparan dari kelompok ternak subur lestari maju. Hal tersebut disampaikan Ketua Kelompok Tani Subur Lestari, Hendrik Mulyoto saat memaparkan dihadapan tim penilai kelompok ternak berprestasi dari Propinsi Jawa Tengah di Sekretariat Kelompok Tani Subur Lestari Desa Pandeyan Kecamatan Tasikmadu, Rabu (11/7) kemarin.

Menurut Hendrik, dengan memanfaatkan luas area sekitar 4000 meter persegi dari tanah kas Desa Pandeyan. Populasi sapi kelompok ternak terus mengalami peningkatan selama tiga tahun terakhir. Hal ini dikarenakan peternak rutin menjaga kebersihan kandang dan kesehatan sapi.

“Awalnya tahun 2015 berjumlah 36 ekor kemudian tahun 2016 meningkat menjadi 82 sapi dan untuk 2017 mencapai 112 ekor. Kenaikan mencapai 30 persen,”terangnya.

Ditambahkannya peningkatan jumlah populasi dari kelompok ternak subur lestari bekerjasama dengan tim kesehatan dari Dinas Peternakan.

“Untuk sapi kita rutin melakukan pemeriksaan secara berkala. Pengobatan diluar kemampuan para peternak biasanya ditangani langsung di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan),”katanya.

Hendrik mengatakan produk yang dihasilkan dari kelompok tani subur lestari yakni anakan sapi atau pedhet. Ini sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan dari pemerintah dan meningkatkan populasi ternak sapi.

“Pemeliharaan sapi dikalangan p[eternak hampir rata-rata dengan penggemukan. Hasilnya selain untuk pemenuhan daging di Karanganyar juga peningkatan kesejahteraan anggotanya,”jelasnya.

Ia juga menjelaskan untuk hasil limbah populasi sapi telah diolah dengan baik. Hasilnya berupa pupuk organik atau kompos.”Kita terus melakukan pembinaan terhadap para anggota. Apalagi permintaan pupuk organik terus meningkat di masyarakat,”terangnya.

Demikian Diskominfo (yg/ind)