Kekurangan SDM, DPUPR Terkendala Masalah Pengadaan Barang Jasa

KOMINFO
Sekda Karanganyar, Samsi saat menyampaikan tausiah acara Halal Bi Halal DPUPR, Senin (9/7).

Karanganyar, Senin 9 Juli 2018

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karanganyar mengalami masalah dalam pengadaan barang jasa. Karena kekurangan tenaga yang mumpuni dibidangnya.

Hal tersebut diungkapkan Edi Sriyatno saat menyampaikan laporannya pada kegiatan pembinaan dan halal bihalal keluarga besar DPUPR Kabupaten Karanganyar di halaman DPUPR Karanganyar, Senin (9/7). Menurutnya,  keseluruhan kegiatan baik yang sedang berjalan ataupun dalam proses pengerjaan berjalan dengan baik. Hanya saja untuk pengerjaan pengadaan barang jasa masih belum bisa optimal.

“Kita masih memerlukan tambahan sumber daya manusia karena untuk bidang pengadaan barang jasa diperlukan orang-orang yang mumpuni agar kegiatan berjalan dengan baik, misal untuk pemeliharaan jalan sehingga dapat meningkatkan pelayanan,”katanya.

Ditambahkannya, untuk saat ini jumlah ASN di DPUPR mencapai 119 orang dengan THL sebanyak 136 orang. Dari jumlah tersebut beberapa diantaranya akan menjalani masa pensiun.

“Jumlah yang akan pensiun mencapai 11 orang,”jelasnya.

Edi dalam kesempatan tersebut juga berharap adanya kenaikan pendapatan bagi para Tenaga Harian Lepas di DPUPR seiring dengan kenaikan UMR di Kabupaten Karanganyar.

“Semoga honor THL dapat naik. Ini untuk memotivasi mereka untuk peningkatan kinerja,”harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi menyatakan untuk sektor pengadaan barang jasa, pihaknya mengingatkan DPUPR harus sesuai dengan aturan. Sedangkan untuk wacana kenaikan honor THL, Sekda akan berupaya mengusulkannya.

“Untuk kenaikan upah THL akan kita tampung. Karena untuk tamsil Karanganyar masih jauh dari harapan sehingga akan diusulkan pada APBD Perubahan, semoga dapat terlaksana,”harapnya.

Demikian Diskominfo (ind/ina)