Halal Bihalal Kwarcab Kabupaten Karanganyar: Makna Kupat

Karanganyar, 6 Juli 2018

Memanfaatkan momentum bulan Syawal 1439 H, Kwarcab Gerakan Pramuka menyelenggarakan Pengajian dan Halal Bihalal Pengurus dan Keluarga besar Kwarcab Kabupaten Karanganyar pada Jumat, 6 Juli 2018 di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati. Hadir pada acara tersebut Ketua dan seluruh pengurus Kwarcab serta beberapa kepala OPD.

Setelah disampaikan ikrar Halal Bihalal, Ketua Kwarcab yang juga merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi menyampaikan hikmah Halal Bihalal. Dalam hikmah Halal Bihalal yang disampaikannya, Samsi menjelaskan bahwa setiap silaturahmi Halal Bihalal pasti disajikan ketupat (Jawa: kupat). Kupat terdiri dari 4 (empat) kubus. “Orang yang sudah memahami keempat hal itu berarti bagus. Yang pertama adalah lunas, yaitu lunas kewajibannya berpuasa. Yang belum lunas harus segera dilunasi, utamanya ibu-ibu. Yang kedua adalah luber, yaitu luber pahalanya. Yang ketiga adalah lebur, artinya lebur dosanya karena dilebur oleh Allah. Yang keempat atau terakhir adalah legawa, artinya kita diharapkan legawa atau ikhlas bersedekah, baik sedekah harta maupun sedekah sikap yang ramah kepada orang lain dengan memberikan senyuman, bersalaman, dan lain-lain,” jelasnya.

Sesuai semboyannya Pramuka diharapkan luber, berjiwa sosial tinggi, enthengan  sehingga bisa menjadi contoh bagi yang lain.

Di akhir acara Samsi menyerahkan bantuan dari Bupati Karanganyar untuk Kwarcab Kabupaten Karanganyar. (kris)