PERURI SALURKAN DANA PROGRAM KEMITRAAN RP 2,765 MILIAR

DISKOMINFOPenandatanganan perjanjian dan penyerahan pinjaman bagi calon mitra binaan Perum Peruri wilayah Jateng tahun 2018 di Pendopo Rumah Dinas Bupati, senin (2/7).

Karanganyar, Senin 2 Juli 2018

Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) menyalurkan pinjaman lunak program kemitraan Peruri dengan total nilai sebesar Rp2,765 miliar kepada 73 Mitra Binaan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (2/7). Bantuan pinjaman lunak disalurkan kepada mitra binaan di beberapa daerah, yaitu Kabupaten Karanganyar sebesar Rp525 juta, Wonogiri sebesar Rp570 juta, Klaten sebesar Rp610 juta, Purworejo sebesar Rp335 juta dan Wonosobo sebesar Rp725 juta. Secara simbolis pinjaman tersebut diserahkan secara langsung oleh Direktur Utama Peruri, Dwina S. Wijaya kepada salah satu perwakilan penerima program kemitraan yang disaksikan oleh Bupati Karanganyar, H.Juliyatmono, Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementrian BUMN RI, Hambra, Direktur Keuangan Peruri, Nungki Indraty dan Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki.

“Perlu diketahui bahwa unit PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) Peruri memiliki tugas utama pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui pemberian bantuan pinjaman lunak. Tugas tersebut telah dilaksanakan secara konsisten sejak tahun 1990 hingga saat ini mencapai 6.734 Mitra Binaan dengan dana bergulir mencapai Rp 105,53 miliar yang tersebar di seluruh Indonesia. Komitmen ini selaras dengan fokus pemerintah untuk mendorong dan mengembangkan UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat”, kata Eddy Kurnia, Head of Corporate Secretary and Strategic Planning.

Dalam kesempatan itu, Peruri menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan tingkat dasar yang wajib diikuti oleh seluruh mitra binaan. Materi pelatihan berupa pengetahuan di bidang manajemen, pemasaran, administrasi keuangan dan sistem pelaporan. Selain pembinaan dari sisi manajerial, Peruri juga melakukan pembinaan melalui kegiatan pameran produk mitra binaan.

“Kami juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mitra binaan dari daerah lain apabila membutuhkan pelatihan terkait dengan kegiatan kewirausahaan. Harapan kami yang utama menjadikan UMKM yang bertumbuh dan berkembang serta memiliki daya saing tinggi, sehingga menjadi mandiri dan tangguh yang dapat menjadi kekuatan ekonomi masyarakat sehingga peran serta Peruri dalam meningkatkan perekonomian nasional semakin nyata”, tambah Eddy Kurnia.

Demikian Diskominfo (f3a/ina).