KARANGANYAR SIAP GARAP WISATA RAMAH LANSIA

Diskominfo
Kepala Disparpora Karanganyar Drs. Titis Sri Jawoto saat memaparkan Pesona wisata Karanganyar dalam acara Sarasehan Wisata Lansia di Hotel Nava tawangmangu, Kamis (28/06).

Karanganyar, 28 Juni 2018

Sarasehan membahas wisata ramah untuk lansia di selenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah raga di Nava Hotel Tawangmangu, Kamis (28/06).

Hadir Perwakilan dari Disparpora Provinsi Jawa Tengah dan Kepala Disparpora Kabupaten Karanaganyar Drs. Titis Sri Jawoto, sedangkan untuk peserta adaalah Forum Komunikasi Lansia Provinsi Jawa Tengah.

Sengaja acara sarasehan ini di adakan di Kabupaten Karanganyar, karena Karanganyar sendiri mempunyai nilai histori wisata yang luar biasa dan punya potensi wisata ramah untuk lansia dengan berbagai prosedur yang sudah ada.

Mengpa Wisata Lansia..??

Pertanyaan ini muncul dibenak banyak orang, dan dijawab oleh perwakilan Disparpora Provinsi Jawa Tengah karena lansia lah sumber devisa, bisa membuka lapangan kerja, dan lansia sendiri mempunyai kebutuhan yaitu awet sehat.

Menurut survey dari Kementrian Pariwisata, pengeluaran wisman perhari sesuai data passenger exit survey Kementrian Pariwisata di tahun 2008 sebanyak USS 230.76 dan di tahun 2015 sebanyak USS 182.7.

Sedangkan Menurut WTO (2001) diperkirakan tahun 2015, secara Internasional wisatawan lansia akan mencapai 2 Miliyar orang. Maka dari itu diperlukan kreasi dan inovasi wisata yang ramah lansia dalam pengelolaannya. Destinasi, infrastruktur dan fasilitas semuanya harus memenuhi standart prosedur untuk bisa masuk kategori wisata ramah lansia.

Sebagai pendorong wisata lansia ada berbagai hal, antara lain Escape (ingin lepas dari lingkungan menjemukkan), Relaxtion (penyegaran), Play (menikmati kegembiraan lewat berbagai permainan), Strengthening Family Bond (silaturahim), Prestige (gengsi/social standing), Social Interaction, Romance, Educational Opportunity (ingin mempelajari orang/etnis/budaya lain/daerah), Self Fulfilment (ingin merealisasikan mimpi yang lama dicita-citakan), dan yang terakhir adalah Wish-Fulfilment (melakukan pengehmatan untuk mewujudkan).

Komponen atau unsur yang harus ada untuk Wisata Ramah Lansia antara lain, adanya biro travel, transportasi, akomodasi/hotel/homestay, kuliner/jasa boga/restoran, atraksi atau kegiatan yang menarik wisatawan, souvenir, pendukung kesehatan.

Karena di Kabupaten Karanganyar hampir semua unsur untuk wisata ramah lansia ini hampir terpenuhi, maka sarasehan wisata lansia ini di putuskan diselenggarakan di Karanganyar.

Sementara Kepala Disparpora Karanganyar Drs. Titis Sri Jawoto yang berkesempatan memperkenalkan seluruh wista dan sejarah Kabupaten Karanganyar secara rinci mengeambil Tema Pesona Karanganayar dengan bahasan “ Karanganyar dari jaman purba hingga Nawacita”.

Demikian Diskominfo (Kris/Ardi)