Berharap Terwujudnya Pilkada Tertib, Aman dan Damai

Diskominfo
Bupati Karanganyar H.Juliyatmono beserta Kapolres Karanganyar AKBP.Henik Maryanto saat diwawancarai pasca Apel Pergeseran Pasukan Pamsung TPS Pilkada 2018 di depan Kantor Polres Karanganyar, Senin (25/06).

Karanganyar, 25 Juni 2018

Tahun 2018 ini menjadi momentum yang sangat penting bagi masyarakat Jawa Tengah, karena pada tanggal 27 Juni 2018 akan dilaksanakan perhelatan demokrasi lokal untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur untuk periode 2018-2022, dimana pelaksanaannya bersamaan dengan pemilihan Bupati dan Walikota yaitu Kab. Banyumas, Kab.Temanggung, Kab. Kudus, Kab.Karanganyar, Kab.Magelang, Kab.Tegal dan Kota Tegal.

Maka dengan itu di Kabupaten Karanganyar menggelar Apel Pergeseran Pasukan Pamsung TPS Pilkada 2018 yang di laksanakan di depan Kantor Polres Karanganyar yang langsung di pimpin oleh Kapolres Karanganyar AKBP.Henik Maryanto dan di hadiri oleh Bupati Karanganyar H.Juliyatmono beserta Forkompimda Kabupaten Karanganyar pada, Senin (25/06).

Penyelenggaraan pilkada merupakan salah satu ciri yang harus melekat pada Negara yang menganut paham demokrasi, untuk itu keterlibatan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat sangat menentukan keberlangsungan pilkada yang aman dan damai.

Kapolres Karanganyar AKBP.Henik Maryanto menghimbau, “ mari kita bulatkan tekad bersama-sama memelihara dan mengawal pilkada yang aman dan damai, yang bisa dijadikan tauladan bagi Provinsi dan Kabupaten yang lain”.

Selain itu, hasil pilkada juga harus mampu menghantarkan masyarakat pada kondisi sosial, politik, dan ekonomi yang lebih baik lagi. Namun demikian, pelaksanaan pilkada masih memiliki potensi konflik yang dipicu oleh masalah administrasi data pemilih, netralitas penyelenggara pemilu dan permasalahan lainnya.

Oleh karenanya diperlukan kerjasama seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberhasilan pilkada serentak tersebut dengan berpartisipasi menjadi pemilih dalam pilkada serta terbangunnya senergitas antara penyelenggara dengan pemangku kepentingan pilkada lainnya dengan prinsip keterbukaan, profesional, akuntabel, dan saling menghormati kewenangan masing-masing institusi sehingga pilkada dapat berjalan dengan tertib dan aman.

Demikian Diskominfo (Ard/Ina)