Pemkab Tantang PT Sarana Mukti

 

Sekda Samsi menantang PT Sarana Mukti  (berbaju putih berdiri) untuk menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu dihadapan para tamu undangan pada saat groundbreaking Pembangunan Gedung BPBD di Dusun Krakal, Desa Jongke, Karanganyar

Karanganyar  08-06-2018

 

PT Sarana Mukti ditantang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar untuk menyelesaikan Pembangunan Gedung Baru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) senilai Rp 2.5 miliar tepat waktu. Jika memang pengembang yang berasal dari Semarang tersebut tidak mampu pembangunan gedung lebih baik mundur saja.

“Saya minta bulan Nopember bisa selesai sesuai dengan kontrak yang sudah ditandatangani. Pemerintah toleransi 15 hari kemudian (dari batas akhir proyek 30 Nopember 2018) dengan denda. Namun saya berharap tidak molor,” papar Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar Samsi dihadapan pengembang PT Sarana Mukti pada saat groudbreaking Pembangunan Gedung BPBD di Dusun Krakal, Desa Jongke, Karanganyar (08/06).

Awalnya, perwakilan dari PT Sarana Mukti duduk di belakang. Namun, pada saat Sekda menyampaikan sambutannya, perwakilan Sarana Mukti kemudian diminta duduk paling depan. Pada saat didepan itulah, perwakilan ‘ditanting’ oleh Sekda Karanganyar.  Menurut Samsi, silahkan dikerjakan dengan baik dan Pemkan serta relawan berada di belakang. “Klau ada yang mengusik, laporkan ke saya. Sepanjang administrasi betul dan sesuai saya akan terus mendukung. Jangan sampai lari ya,” papar sekda yang disambut tepuk tangan oleh para relawan.

Menurut Samsi selama ini Pemkab Karanganyar sudah banyak pengalaman dengan para kontraktor. Mereka bersemangat pada awal-awal pekerjaan.  Namun di akhir-akhir pekerjaan atau batas waktu baru kebingungan mencari karyawan sebanyak-banyaknya untuk menyelesaikan proyek. “Jika anda cari bulan nopember biaya akan mahal. Mending cari sekarang dan diselesaikan dengan segera,” imbuhnya

Lebih jauh, Samsi

Perwakilan dari PT Sarana MUkti, Wawan tengah meletakkan batu pertama gedung BPBD

mengatakan mengucapkan terima kasih pada relawan. Sebab relawan di Karanganyar diperhitungkan didunia.  Buktinya pernah menjadi tercepat pasang tenda sedunia. Catatan waktu dunia itu 20 menit, namun Karanganyar mampu menyelesaikan hanya 18 menit.

Sementara Kepala BPBD Bambang Djatmiko mengucapkan terima kasih kepada Pemkab. Sebab rencana pembangunan itu sudah satu tahun sebelumnya. Namun, berkat Allah gedung baru yang diimpikan itu terwujud dan Jumat ini dilakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru BPBD. “Acara hari ini ada dua yakni peletakan batu pertama dan buka bersama dengan relawan,” imbuhnya. (hr)