TARLING PERDANA GONDANGREJO, Drs. Samsi.Msi : KOMUNIKASI SUAMI DAN ISTRI

Diskominfo
Sekda Karnganyar Drs.Samsi.Msi saat memberikan Tausiyah dalam Tarawih keliling Bersama Pjs.Bupati Karanganyar serta Forkompimda di Masjid Al Mustaqim Dsn.Gempol Desa Jatikuwung Kecamatan Gondangrejo pada Senin,(21/05)

Karanganyar, 21 Mei 2018

Masjid Al Mustaqim Dusun Gempol Desa Jatikuwung Kecamatan Gondangrejo menjadi sasaran kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) perdana Tim II Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Dengan Tema Tarawih Keliling bersama Pjs Bupati Karanganyar serta Forum Komunikasi Pemimpin Daerah (FORKOMPIMDA) pada Senin (21/05).

Camat Gondangrejo Djumaidi.SH dalam pidato sambutanya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Pemkab Karanganyar karena telah bersedia hadir di Kecamatan Gondangrejo, khususnya ke Desa Jatikuwung untuk Tarling perdana.

Beliau juga mengutarakan, dengan adanya acara Tarling seperti ini dan juga adanya penyerahan bantuan dari Pemkab Karanganyar juga Baznas. Bisa sedikit meringkankan beban Forkompimca di Gondangrejo, karena banyak sekali masyarakatnya yang masih hidup di bawah garis kemiskinan, ada yang terkena musibah juga. Intinya beliau antusias sekali dengan program seperti ini.

Setelah sholat isya’dan tarawih dilanjut dengan tausiyah yang kali ini disampaikan oleh Sekda Karanganyar, Drs.Samsi.Msi. Dengan tema “Komunikasi Suami dan Istri”.

 Bagaimana agar komunikasi antara suami dan istri agar harmonis…???

Beliau Sekda Karanganyar menjelaskan, bahwa komunikasi dalam rumah tangga  merupakan simbol keharmonisan. Masing-masing mempunyai hak yang perlu saling untuk di ketahui.

Berawal dari membahas hak suami, suami merupakan kepala rumah tangga, suami adalah pemimpin yang harus dipatuhi oleh istri, dan istri juga harus menuruti apa yang menjadi hak-hak suami, tutur Sekda Karanganyar Samsi sembari diiringi candaan dalam ceramahnya kali ini.

Berikutnya, suami itu harus di turuti apapun ucapanya selama tidak menjerumuskan ke dalam kemaksiatan, karena suami adalah imam, karena tidak mungkin istri yang menjadi imam. Yang selanjutnya istri harus meminta ijin ke suami apapun yang akan istri lakukan. Sekda Karanganyar memberikan contoh seperti infaq, melakukan puasa sunnah, atau memberikan santunan pun juga harus atas ijin suami.

Yang terakhir yang menjadi hak suami adalah, Sekda Samsi menyampaikan sembari diiringi tawanya yaitu istri tidak diperkenankan untuk menilak ajakan suami untuk berhubungan suami istri. Kecuali beberapa hal yang diperbolehkan untuk menolak antara lain sang istri yang sudah udzur tidak bisa melayani, istri yang sedang sakit dan ketika sedang berhalangan.

Sedangkan hak-hak istri yang perlu diperhatikan suami, Sekda Samsi menjelaskan istri harus mendapat perlakuan yang baik dari suami, sumber fitrah kasih sayang ada di dalam wanita untuk menggapai keluarga yang sakinah. Dan yang terakhir menjadi hak istri adalah nafkah dari suami.

Demikian Diskominfo (Ardi)