Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia Dalam Era Digital

Suasana Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-110 di Kabupaten Karanganyar, Senin (21/05).

Karanganyar, 21 Mei 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110 melaksanakan Upacara Bendera di halaman Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, Senin pagi (21/05). Upacara yang berlangsung secara khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran Forkompinda, Pimpinan OPD, Kodim 0727 Karanganyar, TNI Angkatan Udara Karanganyar, Polres Karanganyar, Organisasi Wanita, banser dari ormas serta Pelajar di sekitar wilayah Karanganyar.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Letkol Inf Muhammad Ibrahim Mukhtar Maksum dalam amanatnya membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara, menyampaikan bahwa pendirian organisasi harus dilandasi dengan komitmen untuk mencapai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Bangsa Indonesia dalam beberapa tahun kedepan bisa menjadi negara yang lebih maju dan lebih besar, sejajar dengan negara maju lainnya, hal ini dibuktikan dengan kondisi Bangsa Indonesia saat ini dimana perekonomian, kesehatan, pendidikan dan sektor-sektor lainnya mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Nawacita yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla adalah upaya Pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan. Selain itu, pembangunan infrastruktur juga menjadi fokus dalam rangka pemerataan pembangunan serta meningkatkan akses perekonomian antar wilayah di Indonesia yang terdiri dari beribu-ribu pulau.

Memasuki era digital dimana kemajuan tehnologi semakin maju, tidak ada lagi kendala komunikasi, akses pengetahuan dan informasi, diharapkan masyarakat memiliki kesadaran untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang dalam meningkatkan kapasitas diri.

Tahun 2020, Indonesia akan memasuki era keemasan dalam konsep kependudukan yakni bonus demografi yang menguntungkan bagi bangsa karena usia produktif lebih tinggi dibanding usia non produktif. Maka dari itu, bersama-sama untuk menjauhi pemecah belah dan komplain negatif agar anak-anak bebas berkreasi, bersilaturahmi, berekspresi, dan mendapatkan manfaat.

“Mari maknai peringatan tahun ini dilingkungan masing-masing untuk memfasilitasi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama generasi muda yang membawa kejayaan bangsa ditahun yang akan datang,” harapnya.

Demikian Diskominfo (ad/karina/imas)