Kemah Kebangsaan, Gugah Nasionalisme Dan Perkuat Persatuan

 

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Samsi memberikan bingkisan kepada salah satu peserta Kemah Kebangsaan di Desa Sewurejo, Kecamatan MOjogedang

KARANGANYAR – 24 April 2018

Untuk memperkuat persatuan dan kesatuan, serta menggugah nasionalisme, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar kemah kebangsaan antar umat beragama. Kemah ini terasa sangat istimewa karena diikuti oleh 187 peserta dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Terlebih lagi, kemah ini diikuti antar agama di bumi Intanpari dengan mengusung tema, dengan kemah kebangsaan antar umat beragama kita mantapkan Karanganyar yang rukun, toleransi, kondusif menuju pilkada yang Damai

“Kemah kebangsaan ini sudah berlangsung kali ke lima. Selain untuk memperkuat persatuan, kami terus menggugah rasa nasionalisme pemuda di Karanganyar,” papar Sekretaris Daerah, Samsi mewakili Pj Bupati Karanganyar Priyo Anggoro Budi Raharjo saat pembukaan Kemah Kebangsaan di Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, Selasa (24/4)

Menurut Samsi pembangunan manusia seutuhnya harus terus dilakukan dan ditumbuhkan di kalangan pemuda. Sebab penjajahan saat ini bukan fisik akan tetapi lebih kompleks. Yakni penjajahan intelektual, budaya dan tehnologi. Maraknya media sosial sering kali muncul berita hoax yang menimbulkan keributan dan keresahaan di masyarakat. “Diperlukan kecerdasan emosional, intelektual, dan sepiritual untuk menghadapi berita-berita hoax seperti ini. Apalagi pada musim pilkada serentak seperti ini, berita-berita palsu tanpa sember yang jelas menyeruak dan menyebar,” imbuhnya.

Menghadapi itu semua, menurut Samsi diperkukan kecerdasan intelektual, emosional, dan spriritual. Jangan sampai mendapatkan informasi kemudian menyebarkan tanpa sumber yang jelas. Dia menambahkan perbedaaan dalam pilkada itu adalah hal yang biasa. Lantas jangan sampai perbedaan itu memecah kerukunan diantara masyarakat.

Sementara Kebag Kesra Setda Karanganyar, Agam Bintoro mengatakan program ini sudah menjadi agenda rutin yang dilakukan Pemkab Karanganyar. Kemah kebangsaan antar umat beragama seperti ini, menurutnya manjadi satu-satu dan pertama di Indonesia. Beberapa waktu lalu, Sekda Karanganyar diminta melakukan pemaparan tentang kemah kebangsaan tersebut. Pihaknya terus meningkatkan kualitas kemah kebangsaan terutama dari sisi materi. Yakni mater

Peserta Kemah Kebangsaan tengah melakukan diskusi masalah kebangsaaan

i wawasan nusantara, wirausaha dan materi yang lainnya. “Peerta ada 187 orang dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Rinciannya 1 anggota kwartir cabang, 3 orang Islam, 2 orang Kresten, 2 Katolik, dan Hindu serta Budha masing-masing satu orang,” tambahnya.

Terkait tema yang diangkat, Agam mengatakan pilkada damai adalah mengajak semua berpartisipasi pada saat hari pencoblosan nanti. Pihaknya menekankan untuk tidak golput. (Hr/Ft)