Laporkan Jika Ada Orang Mencurigakaan

Diskominfo
Sekda Karanganyar Mewakili Pjs Bupati Karanganyar Menyampaikan Pengarahan Tentang Bahaya Orang Asing. (Selasa, 17/04/2018) di Jawa Dwipa Resort Karangpandan Karanganyar

KARANGANYAR –  17 April 2018

Untuk meningkatkan keamanaan di  wilayah hukum Karanganyar dan sekitarnya, Kantor Imigrasi kelas I Surakarta memelototi orang asing. Setidaknya, jumlah orang asing di Karanganyar ada 127 orang. Rinciannya, 103 orang tinggal terbatas, 11 kunjungan dan 13 orang izin tinggal tetap. Namun demikian, pengawasan itu lebih kepada orang asing yang menganggu keamanan dan stabilitas.

“Ini sebagai bentuk upaya pencegahan dini dari tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh orang asing. Termasuk secara proaktif memberikan informasi dan gambaran orang asing kepada kantor imigrasi,” ujar Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi kelas I Surakarta, Sigit Wahyujunianto SH.

Sementara Kepala Kesbangpolinmas, Agus Cipto Waluyo mengatakan jajaran forkominda Kabupaten Karanganyar menyambut baik acara tersebut. Salah satu tugas pokok Kesbanglinmas mewujudkan stabilitas daerah yang baik karena jika daerah maka maka stabilitas nasional juga akan baik. Wujud nyata stabilitas itu adalah bagaimana mengawasi pergerakan perorangan di Karanganyar secara baik dan benar. “Ada tiga point yang perlu menjadi perhatian bersama. Yakni satu indentitas (KTP), Nomor HP tidak lebih dari tiga dan keberadaan orang asing,” imbuhnya.

Lebih  lanjut, Agus Cipto mengatakan satu indentitas ini penting. Sebab di zaman dahulu indentitas ganda atau mempunyai dua KTP. Selanjutnya, nomor HP jangan sampai lebih dari tiga nomor. Meski masih banyak tantangan dari masyarakat, namun tiga nomor untuk satu identitas perlu diterapkan. “Selanjutnya adalah keberadaan orang asing. Bukan kita untuk membatasi namun kita harus tahu keberadaan dan kegiatan orang asing tersebut,” imbuhnya.

Apalagi, Karanganyar adalah kabupaten yang juga sedang menggonjot sektor pariwisata yang luar biasa. Hampir setiap kecamatan ada orang asing. Sedangkan orang asing bukan orang yang berasal dari luar negeri saja, akan tetapi juga orang yang belum diketahui asal wilayahnya dan tidak diketahui identitasnya.

Sementara Sekda Karanganyar, Samsi mengapreasi dan menyambut baik pembentukan dan pengukuhan tim pengawas orang asing. Karanganyar ini berbatasan dengan Solo. Sedangkan Solo hampir semua suku bangsa ada di Kota Surakarta tersebut. Ditambah lagi Karanganyar merupakan penyangga wilayah Solo dan berbatasan dengan wilayah Jawa Timur. “Disamping jalan besar banyak jalur tikus antara Karanganyar dan Magetan Jawa Timur. Klau berbuat jahat lari ke Jawa Timur susah untuk dilacak,” imbuhnya.

Dia mengatakan keberadaan orang asing di Karanganyar ada beberapa macam. Pertama pekerja asing, peneliti atau riset, misi agama dan pariwisata. Yang perlu menjadi perhatian jangan sampai izinnya disalahgunakan. Izin wisata tapi tinggal dan lain sebagainya.  “Saya berharap pilkada di Karanganyar berjalan tertib dan aman,” tambahnya. (hr/Ard)