Sepasang Tebu Manten Tandai Giling

Tebu manten tandai musim giling PG Tasikmadu

Karanganyar, Jumat (13/04/2018)

Bagus Sarkoro dan Roro Ayu Palastri adalah nama tebu yang diberikan dalam prosesi Tebu Temanten yang di selenggarakan setiap tahun oleh Pabrik Gula (PG) Tasikmadu.

Tahun 2018 ini, sedikit berbeda, yakni jika tahun sebelumnya sepasang tebu manten yang dibawa satu pria, satu wanita dengan di dandani layaknya pengantin, namun kali ini sepasang tebu temanten itu dibawa rombongan peraga yang berada dibelakangnya.

Terdapat juga sekitar 31 batang tebu, di arak dari rumah besaran menuju Rumah Dinas Administratur Pabrik Gula (PG) Tasikmadu avdeling Colomadu sejak pukul 06.00 WIB, Jumat (13/04) menandai selamatan giling.

Sesampai halaman Rumah Dinas Administratur PG Tasikmadu. Selanjutnya, dibawa masuk ke tempat mesin giling di dalam pabrik, untuk menandai musim giling tahun 2018.

Sementara itu, Administratur PG Tasikmadu avdeling Colomadu, Bambang Sutrisno  mengatakan acara itu sebagai selamatan giling, setiap tahun jatuh di Jumat Pon. Tebu  Bagus Sarkoro diambilkan dari Pandeyan, Kabupaten Sukoharjo dan Tebu Perempuan diambilkan dari Kebun Suruh, Kecamatan Tasikmadu.

Bambang Sutrisno juga mengatakan, untuk rendemen di tahun ini 336.000 ton tebu, diambilkan dari Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, Boyolali, Semarang, Sragen dan Ngawi bagian barat.

Untuk menyiapkan pencapaian target, pihaknya menyiapkan pabrik semaksimal mungkin akan seperti penambahan power dan perbaikan gilingan memakain turbin uang dan sekarang menajdi elektro motor dan daya perah menjadi kuat serta operasional semakin mudah.

“Recana giling nanti tanggal 21 April 2018. Sistem permesinan juga semakin baik,” katanya.

Tampak hadir dari Pemkab Karanganyar, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Supramnaryo dan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Titis Sri Jawoto. (pd)