DesaTerbaik Wakili Karanganyar

Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Kabupaten Karanganyar mendatangi langsung Balai Desa Bolon untuk menilai secara langsung

Karanganyar, Rabu (11/04/2018)

Salah satu dari tiga desa terbaik di Kabupaten Karanganyar akan menjadi wakil untuk maju di tingkat Provinsi Jawa Tengah dalam Lomba Desa Tahun 2018.

Seleksi awal tengah dilakukan, dan ada tiga desa yakni Bolon, Kecamatan Colomadu, Menjing, Kecamatan Jenawi, dan Beruk, Kecamatan Jatiyoso menjalani seleksi.

Sasaran Tim Penilai dari Kabupaten Karanganyar mendatangi wilayah Desa Bolon untuk melihat langsung kondisi lokasi dan mencocokan dengan data yang diberikan oleh tim penilai, Rabu (11/04) pagi.

Titik Setiati, Kepala Bidang Pembinaan Administrasi dan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karanganyar, mengatakan ada pemeringkatan kategori desa, yakni Kurang Berkembang, Berkembang dan Cepat Berkembang.

“Untuk dapat ikut lomba yakni Berkembang dan Cepat Berkembang. Dengan tujuan mendorong pembangunan yang dilakukan masyarakat,” kata Titik Setiati.

Tak hanya itu saja, Titik juga menjelaskan, lomba desa dapat mengetahui program pembangunan masyarakat dan desa dalam kurun waktu satu tahun, bulan Januari sampai Desember tahun 2017.

Sedangkan materi penilaian yakni Pemerintahan Desa, Kewilayahan, Kemasyarakatan yang dinilai oleh tim penilai Kabupaten Karanganyar.  Untuk pemenang akan mendapat hadiah, Juara Satu mendapat Rp. 30 juta, juara 2, Rp. 20 Juta, juara 3 mendapat Rp. 15 juta.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi, mengatakan untuk desa diambil tiga desa dari 162 desa, Kelurahan dari 15 Kelurahan yang ikut seleksi yakni  Blumbang, Kecamatan Tawangmangu dan Lalung, Kecamatan Karanganyar yang akan diseleksi oleh tim penilai.

“Dengan adanya lomba ini maka desa-desa jadi tumbuh, berkompetisi dan jika juara akan menjadi kunjungan studi banding dari daerah lain. Seperti Juara 2 tingkat Nasional, Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu,” katanya.

Samsi juga mengharapkan peran serta aktif masyarakat dalam upaya meningkatkan semangat dan tekad, serta tanggung jawab memupuk jiwa gotong royong dan kebersamaan dalam melaksanakan serta memelihara hasil pembangunan desa.(pd/im/kr)