Potensi Karanganyar Luar Biasa, OPD Dampingi UMKM

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo melihat dengan teliti kemasan jahe instan hasil olahan peserta pelatihan pembuatan makanan dan minuman di BLK Karanganyar

KARANGANYAR – 23 Maret 2018

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo terpesona dengan tangan-tangan trampil para pengrajin kue dan bordir baju di Balai Latihan Kerja (BLK) Bangsri, Kecamatan Karangpandan. Tidak henti-henti, Assiten Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Jateng tersebut bertanya kepada pembuat sirup jahe dan jahe dalam kemasan. Dilihat dan dibaca kandungan jahe siap edar tersebut.

Hanya saja, Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro mengingatkan untuk memberikan tambahan masa berlaku, standar SNI, dan komposisi isi kandungan dari jahe tersebut. Sebab ketika melihat jahe terebut, orang nomor satu di Karanganyar tersebut belum melihat ada catatan kadaluwarsa. Menurut batas kadaluwarsa itu penting agar masy

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro sangat kagum dengan hasil bordiran peserta pelatihan. sungguh sangat halus dan bagus

arakat yang mengkonsumsi jahe menjadi lebih aman dan terpercaya. “Potensi di Karanganyar sangat luar biasa. Hal ini harus ditindaklanjuti dengan cara dikawal. Agar produk-produk dari UMKM di Karanganyar bisa beredar luas,” ujarnya sambil mengangat satu sirup jahe.

Saat hendak diberi sirup jahe, Pjs Bupati Karanganyar menolak. Lantas dia mengambil dompet dan membeli 10 sirup jahe. Selanjutnya, sirup tersebut dibagikan kepada anggota polsek Karangpandan dan anggota koramil. Tidak cukup itu, dia selanjutnya meninjau di ruang bordir yang berada di sebelah pembuatan jahe. Lagi-lagi, Pjs Bupati menyatakan kekagumannya. “Ini bagus sekali lho. Coba anda lihat, bordirnya sangat halus sekali. Ini potensi yang harus dikembangkan,” imbuhnya.

Dia menekankan kepada organisasi perangkat daerah terkait untuk mengawal para usahawan kecil dan menengah. Dibantu semaksimal mungkin agar lebih hidup dan beredar luar. Cari permasalahaannya, dan selanjutnya dicarikan solusi. Termasuk pemasarannya juga harus dibantu. “Saya perintahkan OPD terkait untuk mengawal. Supaya UMKM di Karanganyar lebih jaya lagi,” tambah Prijo Anggoro. (hr/Karin/Imas)