Peringati Hari Air, Pemkab dan Jasa Tirta I Tanam 3100 Tanaman Buah

Warga masyarakat Dusun Segawe, Desa Tanggulrejo, Kecamatan Jumantono secara massal menanam tanaman buah

KARANGANYAR – 23 Maret 2018

Untuk memperingati hari air sedunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Karanganyar dan Perum Jasa Tirta I menanam 3100 tanaman buah. Selain untuk mencegah bencana, tanaman itu diharapkan juga dapat memperdayakan ekonomi masyarakat Dusun Segawe, Desa Tunggulrejo, Kecamatan Jumantono. Pasalnya, warga dilibatkan langsung untuk menanam dan merawat. Sekaligus nanti memetik hasilnya dipasrahkan ke warga.

“Kita memang sengaja tanaman buah. Klau tanaman keras seperti jati atau sengon, maka 3-5 tahun, tanaman itu akan dipotong. Tapi klau tanaman buah maka nilai umur tanaman lebih lama karena hasilnya warga yang menikmati,” papar Ketua Koordinator Penanaman 3100 pohon, Wagimin di sela-sela penanaman di lereng  dusun Segawe, Jumat (23/03).

Lebih jauh mengenai hasil yang dikelola warga, Wagimin mengatakan masing-masing RT dan Karang Taruna diberikan areal tanaman buah sendiri-sendiri. Jika sudah berbuah, maka hasilnya juga akan dinikmati oleh wilayah RT masing-masing. Pendek kata, warga yang menanam dan hasilnya mereka juga yang akan memperolehnya. “Semua tanaman berasal dari perum Jasa Tirta I Solo. Pelaksanaannya selama dua hari ini, yakni Kemarin dan hari ini. Untuk kegiataan hari kedua akan dilaksanakan oleh SKPD terkait, perum jasa tirta dan relawan,” imbuhnya.

Menurut Wagimin, pengawasan sendiri akan dilakukan oleh perwakilan dari RT masing-masing.  Termasuk jika nanti ada bibit yang mati, pihaknya akan mengganti karena pihak jasa tirta menyediakan bibit cadangan sebanyak 300 tanaman buah.

Camat Jumantono Sundoro Budi Karyanto secara simbolis menaman tanaman buah di dusun Segawe, Desa Tanggulrejo, Kecamatan Jumantono

Sementara Camat Jumantono, Sundoro Budi Karyanto menyambut baik penanaman 3100 tanaman buah di wilayahnya. Pihaknya juga akan melihat perkembangan dari tanaman buah tersebut. Meski demikian, Sundoro yakin jika daerah tersebut akan berhasil. Sebab di daerah Jumantono sudah ada sentra durian dan duku.”Harapannya lebih bagus dari sentra durian dan duku. Soalnya disini banyak sekali jenis tanaman buah ,” imbuhnya.

Kepala BPBD, Bambang Djatmiko menambahkan Pemkab Karanganyar telah melakukan kajian daerah yang kekurangan air bersih. Kemudian menggunakan setelit titik itu adalah di Jumantono. “Selanjutnya relawan dan masyarakat melakukan penanaman pohon. Hal ini juga menjadi bagian dari mitigasi bencana,” imbunya  (hr/adt)