De Tjolomadoe Destinasi Wisata Baru Di Karanganyar

De Tjolomadoe siap dibuka secara umum tanggal 24 Maret Mendatang

KARANGANYAR – 20 Maret 2018

De Tjolomadoe bakal menjadi sorotan baru wisata budaya di Karanganyar. Eks Pabrik Gula Colomadu yang berdiri tahun 1861 telah ‘disulap’ menjadi venue bernilai sejarah dan comercial. Rencananya, De Tjolomadoe bakal dibuka oleh Presiden Joko Widodo, tanggal 24 Maret mendatang.

Menjelang pembukaan tersebut, De Tjolomadoe mengadakan serangkaian kegiatan. Yakni tanggal 22 Maret musik Solo Jazz Society, tanggal 21 Maret Fotografi Seni Sketsa Seni Rupa Video, Kirab Band, tanggal 22 Maret Diskusi Urip iku urup : Arsitektur dan warisan budaya, fesyen FSRD Isi Surakarta dan Solo Batik Karnival. Berbagai venue terdiri dari sejumlah ruangan yang diberi nama dengan nama asli ruangan PG Colomadu. Yakni Stasiun Gilingan yang akan difungsikan sebagai museum Pabrik Gula, Stasiun Ketelan sebagai area f&B, stasiuan penguapan sebagai area arcade, stasiun karbonatasi sebagai aarea Art dan Craf, Besali Cafe, Tjolomadoe Hall. “Pada stasiun masakan misalnya, untuk memperkokoh bangunan, struktur ditambahkan dengan kontruksi beam. Dengan mesin tetap terpasang, Guna dapat difungsikan sebagai concert hall dengan kapasitas 3000 orang,” papar Edison Suardi, GM Konstruksi PT Sinergi Colomadu.

Dia menambahkan untuk menyambut opening De Tjolomadoe akan digelar acara selama tiga hari. Yakni Pameran Sketsa, pameran Fotografi dan seni rupa Video. Untuk arena outdoor akan ada penampiuilan musik band, Solo Batik Karnival dan Green Fashian Heritage. “Juga akan diselenggarakan diskusi budaya dan sejarah dengan pembicara dari UGM dan beberapa pakar dibidang budaya,” tambahnya. (hr/Adt/Ard)