Bulan April, 500 Delegasi Seluruh Dunia Kunjungi Rumah Atsiri

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Titis Sri Jawoto memberitahukan kepada siswa SMK Ngargoyoso bahwa bulan April 500 delegasi akan berkunjung jke rumah Atsiri

 

KARANGANYAR – 15 Maret 2018

Jika tidak ada aral melintang, 500 delegasi dari seluruh dunia akan berkunjung ke rumah Atsiri di Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. Rencananya mereka akan melakukan konggres minyak siri dunia di Tawangmangu. Selain ke rumah Atsiri, rombongan juga akan ke Balai Besar Penelitian Tanaman Obat dan Obat Tradisional.

“Karanganyar pernah mempunyai pabrik Atsiri dan kini dirintis kembali. Rencananya bulan April mendatang, ada 500-an delegasi akan berkunjung rumah Atsiri,” papar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karanganyar, Drs Titis Sri Jawoto saat memberikan pengarahaan di SMK Ngargoyoso Rabu (14/03).

Menurut Titis, Kabupaten Karanganyar ini sudah kelas dunia. Sebab di tahun 1861 Mangkunegara IV mendirikan Pabrik Gula Colomadu. Sedangkan Pabrik Gula (PG) Tasikmadu berdiri di tahun 1971. Bahkan, sampai saat ini PG Tasikmadu masih memproduksi gula. “Minyak atsiri di Karanganyar sangat terkenal di dunia. Sebab di dunia ini hanya ada dua yakni di Bulgaria dan Karanganyar,” imbuh Titis.

Selain itu, Titis mengatakan Pura Pemacekan di Karangpandan asal usul dari pura-pura yang ada di Bali. Pendek kata, leluhur orang Bali itu berasal dari Karanganyar. Termasuk fosil terbaik setelah fosil dari Afrika Selatan ditemukan di Karanganyar. Yakni di desa Kali Cemoro Kecamatan Gondangrejo. Namun sudah masuk ke musim purbakala di Sangiran. “Sangiran itu setiap tahun ada 500 ribu pengunjung,” imbuhnya.

Pada kesempatan di SMK Ngargoyoso itu, pihaknya berharap siswa jurusan industri Perhotelan untuk menimba ilmu sebaik mungkin. Sebab, industri pariwisata tidak ada matinya dan akan terus berkembang. (hr/ard/yg)