2020, Disparpora Target 5 Juta Pengunjung Ke Karanganyar

Kepala Dinas Pariwisata, Titis Sri Jawoto memberikan semangat kepada siswa SMK Ngargoyoso untuk berkecimpung dalam dunia pariwisata

KARANGANYAR – 14 Maret 2018

Industri pariwisata di Karanganyar terus digenjot. Pada tahun 2020 Dinas Pariwisata Kabupaten Karanganyar menargetkan 5 juta pengunjung akan datang ke Bumi Intanpari. Target dinilai sangat realistis karena di tahun 2016 saja sudah kunjungan 1,5 juta pengunjung. Angka itu dilihat dari pembelian tiket di beberapa lokasi wisata di Karanganyar.

“Angka 1,5 juta pengunjung baru yang beli tiket saja. Sedangkan yang nongkrong di kebun teh kemuning dan berada di jalan tembus belum dihitung. Mereka juga makan pada rumah makan-rumah makan di Karanganyar,” papar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karanganyar, Drs Titis Sri Jawoto saat memberikan pengarahaan dalam pembukaan kelas industri perhotelan dan penyerahan piagam Talent Hunt tingkat internasional di SMK Ngargoyoso Rabu (14/03).

Dia menambahkan industri pariwisata kebanyakan dari masyarakat. Misalnya warung makan dan home stay. Pemkab Karanganyar memang membuka seluas-luasanya masyarakat untuk berpartisipasi aktif bidang pariwisata. Pemerintah bertugas membuka akses jalan dan sarana prasananya. “Kolang renang intanpari itu tiketnya Rp 7000 per orang. Kini justru ada pesawat dan helikopter di sarana edupark tiketnya hanya Rp 5000. Kami mengejar multi pleyer efek lebih besar, “ imbuh mantan kepala bagian rumah tangga bupati tersebut.

Menurut Titis angka 5 juta per orang tersebut sangat realistis. Jika hal ini diceritakan ke luar daerah, maka investor akan ‘ngreyok’ ke Kabupaten Karanganyar. Sebab semua orang yang berkunjung ke Karanganyar membawa uang. Salah satu upaya untuk menanggulangi investor dari luar, maka masyarakat atau desa yang harus berbenah. “Warga Karanganyar harus berkualitras untuk mengemas pariwisata di daerah-daerah sendiri. Jika kurang modal, pemkab akan bantu dan memberikan saran,” ungkapnya. (hr/ard/yg)