Tari Gambyong Karanganyar ‘Diplot’ Jadi Pengisi Puncak HUT TMII ke-43

 

 

Tim TMII memberikan penjelasan rencana HUT TMII ke 43 kepada Sekda Karanganyar dan jajarannya.

Karanganyar, 23 Februari 2018

Team Koordinator Museum TMII (Taman Mini Indonesia Indah) berkesempatan untuk mengunjungi Karanganyar. Team yang dipimpin oleh Sigit Gunardjo meminta tarian gambyong milik Karanganyar untuk mengisi di acara puncak HUT TMII ke 43. Sebab tarian gambyong milik bumi intanpari sangat menarik.

“Kami ingin tari Gambyong milik Karanganyar menjadi persembahan puncak HUT TMII. Sekaligus mempromosikan Kabupaten Paling Timur dari Jawa Tengah ini,” ujar Sigit dihadapan Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahadjo di ruang Anthurium Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (23/02)

Pada kesempatan itu, Sigit menjelaskan rangkaian HUT TMII, juga akan melakukan ziarah ke Makam Pendiri TMII yakni Ibu Tien Suharto. Ziarah ke makam Mangadeg yang berada di daerah Astana Giribangun Matesih akan dilakukan tanggal 2 April 2018. Rombongan ziarah sekitar 170 orang dan akan menginap di Karanganyar. “Karanganyar setiap tahunnya selalu mengisi acara di Anjungan, Jawa Tengah suatu saat penampilan tersebut sangat menarik dan dapat menginspirasi”, tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan pihak TMII ingin menampilkan 43 penari gambyong sesuai dengan HUT TMII yang akan ditempatkan diacara penutupan yang dihadiri oleh pejabat menteri, pejabat tinggi negara, duta besar beserta jajarannya. Dukungan dari Bupati sangat membantu, mendorong dan menyemangati terlebih Bupati berkenan untuk memberikan sambutan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk mempropmosikan Kabupaten Karanganyar. “Berbeda dengan daerah lain yang mengisi di Anjungan, tari gambyong ini memang istimewa kita angkat untuk secara nasional didalam forum yang lebih terhormat,” beber Sigit.

Sementara Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi menyambut baik kehadiran dari Tim TMII. Pihaknya akan menfasilitasi dan ikut aktif untuk kegiatan puncak hari jadi TMII. “Intinya kami mendukung rencana itu. Untuk Teknis kami serahkan ke pak Sekda dan jajaran,” imbuh Pjs Bupati.

            Sekretaris Daerah, Samsi, mengaku senang dengan tawaran oleh TMII untuk bisa berekspresi di Ibukota. Tentunya Kabupaten Karanganyar akan mempersiapkan dengan baik dan memanfaatkan putra putri daerah agar bisa tampil untuk menambah pengalaman. “Senang ada kebanggan dengan tawaran ini dapat bisa berekspresi”, tuturnya. Selanjutnya ia mengatakan tari gambyong bisa dijadikan icon untuk Kota Karanganyar. (hr/Imas/Karina)