Pejabat Pemprov Jateng Jadi Pjs Bupati Karanganyar

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengukuhkan Pejabat Sementara Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo, Rabu (14/02) di Gradhika Bhakti Praja, Semarang.

Karanganyar, Kamis (15/02/2018)

Pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karanganyar yakni Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Prijo Anggoro Budi Rahardjo.

Pengukuhan Pjs. Bupati Karanganyar dilakukan bersama dengan pengukuhan Pjs. Bupati Temanggung, Pjs. Bupati Tegal, Pjs. Bupati Magelang, dan Pjs. Wali Kota Tegal. Tempat pengukuhan di Gedung Grhadhika Bhakti Praja Jalan Pahlawan Nomor 9 Semarang pada Rabu (14/02) pukul 07.00 WIB.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melantik lima Pjs. bupati/wali kota menjelang cuti pada Kamis (15/2). Gubernur Ganjar juga cuti karena mengikuti Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2018.

Prijo ditetapkan sebagai Pjs. Bupati Karanganyar berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.33-249 tahun 2018 tanggal 13 Februari 2018. Sebelum pengukuhan, dibacakan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI) tentang Penunjukan Penjabat Sementara Bupati dan Wali Kota Provinsi Jateng yang menjelaskan tentang tugas dan wewenang Pjs. Bupati dan Wali Kota, yakni memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang ditetapkan bersama dengan DPRD.

Selain itu, memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat, memfasilitasi penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang definitif serta menjaga netralitas PNS.

Selanjutnya adalah melakukan pembahasan rancangan Perda dan dapat menandatangani Perda setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri.

Dapat juga melakukan pengisian pejabat berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam melaksanakan tugas dan wewenang Pjs. Bupati bertanggung jawab kepada Mendagri.

Pjs Bupati berakhir saat bupati dan wakil bupati selesai menjalankan cuti di luar tanggungan negara pada 23 Juni 2018. Selanjutnya Pjs Bupati menyerahkan laporan hasil pelaksanaan tugasnya kepada Mendagri melalui Gubernur Jateng.

Isi laporan pertanggungjawaban meliputi kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat saat kampanye pilkada, gambaran umum netralitas PNS saat pelaksanaan kampanye pilkada. Selain itu, langkah-langkah kebijakan strategis yang dilakukan Pjs Bupati dan kondisi pelaksanaan pemerintahan daerah saat petahana cuti di luar tanggungan negara.

Gubernur Ganjar dalam sambutannya mengatakan, pihaknya berharap agar para Pjs untuk bekerja maksimal dan ikut mendongkrak kinerja pemkab setempat.

“Ada kesempatan kita untuk membantu teman-teman yang ikut dalam pemilihan bupati dan walikota, kita dorong terus. Kebaikan setiap kabupaten/kota tetap kita jaga, syukur nanti bisa mempercepat program-program dan membantu apa yang masih menjadi kendala dari kabupaten tersebut,” kata Ganjar dalam sambutannya.

Ganjar juga menekankan kepada Pjs untuk nantinya bisa mempersiapkan agenda-agenda yang dapat membantu mengembangkan program pemerintahan.

“Sebentar lagi akan ada panen raya, bantu kegiatannya. Kalau ada masalah atau kasus tolong untuk teman-teman yang menjabat sebagai Pjs membantu memecahkan permasalahan yang ada. Saya yakin, teman-teman Pjs ini tidak nakal, paling hanya membenahi untuk birokrasinya saja,” kata Ganjar.

Sementara itu, Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi Raharjo menuturkan pihaknya akan siap untuk melanjutkan program-program Pemerintah untuk membawa pemerintahan Karanganyar lebih baik.

“Saya pikir Karanganyar itu sejuk, enak. Kami hanya menfasilitasi. Mari bersama untuk mensukseskan semua program dari bupati dan wakil bupati sebelumnya,” jelas Prijo.(pd)