SIMADE Online, Upaya Pemerintah Membangun Smart Village dan Berinteraksi dengan warga

kominfo
Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutannya saat melaunching SIMADE Online di Desa Ngunut Jumantono, Jumat Pagi (09/02)

Karanganyar – Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama pimpinan OPD di Lingkup Pemerintah Kabupaten Karanganyar hadiri launching Sistem Informasi Manajemen Desa (SIMADE) Online di Balai Desa Ngunut, Kecamatan Jumantono, Jumat Pagi (09/02). Hadir dalam kesempatan itu, Camat di 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar dan Perangkat Desa se Kecamatan Jumantono serta Warga Desa Ngunut Jumantono. SIMADE Online merupakan layanan administrasi desa berbasis online yang dapat diakses masyarakat melalui aplikasi handphone berbasis android. Aplikasi SIMADE “Layanan Mandiri” Online tersebut dapat diunduh di Playstore android.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyambut baik kehadiran sistem ini, diharapkan dengan SIMADE Online dapat memangkas waktu yang dibutuhkan warga untuk dalam mengakses layanan administrasi Pemerintah Desa, dikarenakan pengajuan layanan untuk memperoleh surat keterangan maupun pengantar bisa dilakukan melalui handphone.

“Jaman sudah bergerak dimana eranya sekarang adalah era teknologi digital, namun saya berharap secara kultural desa harus bisa mempertahankan identitasnya yakni budaya saling tolong menolong dan guyub rukun serta budaya berkumpul (bertatap muka)”, ujar Juliyatmono

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Setda Karanganyar Bachtiyar Syarief melaporkan Desa Ngunut Jumantono menjadi Pilot Project karena tahun 2011 telah menggunakan SIMADE Offline sehingga transisi dari offline ke online sangat mudah dilaksanakan. Selain itu, dijelaskan pula bahwa kehadiran SIMADE Online ini memiliki tujuan yakni dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus efisiensi dan efektivitas perangkat desa dalam mewujudkan Pemerintah Desa yang berbasis teknologi.

Adapun manfaat lainnya yang bisa diperoleh adalah mempermudah pelayanan masyarakat dengan membuka akses secara online, mempermudah dan mempercepat proses pencatatan dan pengolahan data penduduk, mempermudah dan mempercepat pembuatan surat pengantar maupun surat keterangan (Lahir, Kematian, Tidak Mampu, SKCK, dll) yang merupakan produk dari Pemerintah Desa serta mempermudah dan mempercepat aparat desa dalam memproses data kependudukan yang diminta warga, Pemerintah Kabupaten maupun instansi lainnya.

“Simade online diharapkan pada tahun 2019 dapat diaplikasikan di 162 desa yang ada di Kabupaten Karanganyar, sedangkan untuk tahun 2018 ini sebagai Pilot Project akan diaplikasikan di 50 desa dahulu”, kata Bachtiyar. Demikian Diskominfo (ad/adt)