129 CPNS Ikuti Diklat Prajabatan

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan II dan III Tenaga Non Honorer Pengangkatan Khusus Kabupaten Karanganyar Tahun 2018 mengikuti pembukaan pendidikan dan latihan Pra Jabatan.

Karanganyar, Jumat (09/02/2018)

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan II dan III Tenaga Non Honorer Pengangkatan Khusus Kabupaten Karanganyar Tahun 2018 mengikuti pendidikan dan latihan Pra Jabatan.

Dari informasi yang didapat dari Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar, CPNS itu terdiri dari Bidan PTT sebanyak 117 dan penyuluh pertanian sebanyak 12 orang di lingkungan Pemkab Karanganyar sebanyak 129 orang.

Untuk menandai dimulai pelaksanaan diklat itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, berkesempatan membukanya, Jumat (09/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Peserta prajabatan itu terbagi dalam empat angkatan, setiap angkatan diwajibkan mengikuti diklat sebagai salah satu syarat untuk diangkat menjadi PNS, selama tujuh hari, bertempat di Asrama Balai Latihan Kerja (BLK) Bangsri, Kecamatan Karangpandan.

“Dari 129 orang itu, terbagi menjadi golongan II sebanyak 125 orang, dan golongan III sebanyak 4 orang,” kata Kepala BKPSDM Karanganyar Siswanto.

Pelaksanaannya dari 12 Februari sampai dengan 21 Maret 2018, yakni Angkatan I (12-21/02), Angkatan II (22/2-01/03), Angkatan III (5-12/03), dan Angkatan IV (13-21/03).

“Untuk tenaga pengajar dari BKPSDM Jawa Tengah, Widyaiswara, Pejabat di Pemkab Karanganyar dan Kodim 0727, dengan metode ceramah, diskusi, dan simulasi,” katanya.

Selain itu Siswanto juga menjelaskan PNS sebagai unsur utama SDM Aparatur Negara mempunyai peranan penting yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

“Di dalam dirinya diharapkan ada sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, negara dan tanah air,” katanya.

Di acara tersebut, Bupati Juliyatmono memberikan pengarahan bagi yang ikut diklat itu agar fokus, disiplin, serius dan tanggung jawab. Apalagi ini hanya 7 hari. Jangan sampai tidak lulus, sehingga tidak bisa diangkat menjadi PNS.

“Ini merupkan pengangkatan khsusus. Saya juga meminta agar ASN bersikap profesional dengan mencintai pekerjaan, inovatif dan kreatif, melayani sepenuh hati, cepat, dan mempunyai tata nilai” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan Plt. Kepala BKPSDM Jawa Tengah, Rina Retnaningrum, mengharapkan diklat ini harus bermanfaat, dalam melaksanakan tugas secara profesional dan berintegritas.

“Bidan dan PPL ini adalah orang yang hebat, berhubungan langsung kepada masyarakat. Untuk ikuti diklat itu dengan kesungguhan,” katanya.(pd)