Mahasiswa Apeka dan USB Ditantang Untuk Sukses

 

MOTIVASI : Bupati Karanganyar, Yuliyatmono memberikan arahan kepada ratusan mahasiswa di rumah dinas bupati.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KARANGANYAR – Senin, 22 Januari 2018.

Ratusan mahasiswa dari dua perguruan tinggi berbeda, yakni Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA) dan Universitas Setia Budi (USB) ditantang bupati Karanganyar untuk sukses. Para mahasiswa diminta 5 sampai 10 tahun datang lagi ketempat yang menjadi lokasi KKN saat ini dengan membawa kesuksesaan. Sebab pemuda seperti mahasiswa harus mempunyai nilai tambah untuk menciptkan peluang-peluang usaha. Apalagi, mahasiswa menguasai tehnologi maka akan dapat meraih sukses dengan mudah.

“KKN itu tidak ada gurunya. Gurunya adalah pengalaman hidup, pengamatan lingkungan, patner yang ada di lokasi. Dari sepanjang kuliah, justru satu ini bulan selama KKN ini menjadi penting karena gurunya langsung berada di lokasi,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam arahaan penerimaan mahasiswa KKN di Rumah Dinas, Senin (22/01).

Dia menambahkan mahasiswa KKN diharapkan segera menyesuaikan lingkungan. Pelajari orang-orang susah, orang sukses dan bergaul sebaik mungkin dengan warga sekitar. Dari interaksi tersebut maka akan terbentuk cara berpikir dan bertindak. Jika perlu, menikahlah dengan pemuda-pemuda Karanganyar yang sukses. “Berpikirlah positif dimanapun dan kapanpun. Sebab pikiran didengar Tuhan dan pikiran itu akan berdampak kepada anda sendiri. Anda akan mendapatkan sesuatu yang anda pikirkan,” imbuhnya.

Menurut Juliyatmono para mahasiswa yang KKN di Karanganyar sangat dekat dengan kota. Sehingga kalau sore, bisa bermain di Taman Pancasila. Pelajari hal-hal kecil dari PKL yang berdagang ditempat tersebut. Sebab meski hanya pedagang Salomi dan kerak telur, namun tabunganya di rumah miliaran. “Duit yang muter luar biasa. Sebagai mahasiswa pelajari hal-hal tersebut,” ungkapnya.

Dia selanjutnya mencontahkan remaja memelihara ayam petelur 100 saja. Jika ayam itu bertelur 100 jika dikalikan 1500 maka akan menghasilkan 15 juta. Padahal tidak perlu tempat yang besar untuk menghasilkan jutaan rupiah. Pihaknya saat ini tengah budidaya ternak organik. Biasanya ayam panen setelah 35 hari namun kini bisa panen setelahg 30 hari. “Telurnya juga kencang dan ayamnya seperti ayam jawa, seratnya padat,” tambah Juliyatmono.

Sementara  wakil rektor I USB, Peni Pujiastuti mengatakan mahasiswa yang KKN di Karanganyar  berjumlah 198. Rinciannya 176 mahasiwa dari USB dan 22 dari Apeka. Menurut Peni, mahasiswa dari USB terdiri dari mahasiswa Teknik Informatika, Farmasi, Psikologis dan Ekonomi. Pihaknya berharap para mahasiswa dapat berperan nyata membantu masyarakat yang menjadi lokasi KKN. “Pola pikir, pola sikap dan pola tindak diharapkan dapat memberikan sumbangan untuk Karanganyar,” tambah Peni. (Hr/Adt)