Menemu Baling Mudahkan Buat Karya Tulis

Asisten Pemerintahan, Bachtiar Syarif, memberikan sambutan pada Seminar Menulis dengan Mulut, Membaca dengan Telinga (Menemu Baling).

Karanganyar, Senin (08/01/2018)

Metode Menulis dengan Mulut, Membaca dengan Telinga (Menemu Baling) memudahkan seorang guru dalam membuat karya tulis ilmiah sehingga menghasilkan hasil yang menarik.

Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Karanganyar, Giyarto menuturkan metode Menemu Baling merupakan metode yang digunakan untuk mendukung Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan Gerakan Literasi Produktif Berbasis IT oleh IGI dengan Program Satu Guru Satu Tablet (Sagusatab).

“Menemu atau menulis dengan mulut, berarti mengganti semua aktivitas menulis di keyboard tablet atau telepon pintar dengan ucapan. Jadi setiap kata yang diucapkan langsung tertulis pada mesin pencatat saat itu juga,” kata Ketua IGI Karanganyar.

Sedangkan untuk membaca dengan telinga, kita tinggal mendengarkan saja dari mesin pembaca. Dokumen teks bisa berupa file Pdt, Word, Ppt, blog, email.

Kegiatan ini hampir bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun, dan menguntungkan bagi hampir semua profesi, terutama yang ada hubungannya dengan kegiatan tulis menulis.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Sekda Karanganyar, Bachtiar Syarif, saat memberikan sambutan pembukaan, Minggu (07/01) di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarspus) Kabupaten Karanganyar mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Guru dengan mudah memanfaatkan metode ini. Aplikasi ini juga pengembangan teknologi yang kedepan digunakan, sehingga dunia pendidikan di Kabupaten Karanganyar tidak ketinggalan, bahkan bisa bersaing dengan daerah lain,” kata Asisten Pemerintahan.

Seminar itu juga dilakukan Video Conference (Vicon,) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.(pd)