Bupati Ajak Pakan Ternak Dicampuri Pupuk Organik

BANTUAN ; Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sertifikat organik kepada kelompok tani.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KARANGANYAR – Kamis 28 Desember 2017

Beberapa waktu lalu, Bupati Karanganyar kedatangan tamu dari Korea, Mr Lee. Profesor dari negeri Ginseng tersebut memaparkan tentang pupuk organik dicampur dengan pakan ternak ayam. Hasilnya luar biasa, ayam pedaging  yang biasa panen setelah 35 hari namun ketika dicampuri pupuk organik dapat dipanen 28 hari. Selain itu, dagingnya seperti ayam kampung dan cangkang telurnya lebih keras.

“Penelitian yang dilakukan profesor Lee tersebut perlu dicoba di Karanganyar. Sebab hasilnya luar biasa dan mampu dikembangkan peternak,” papar Bupati  Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara bantuan hibah dibidang pertanian di Aula Bank Jateng Kamis (28/12)

Dia menambahkan pupuk organik bisa juga diterapkan pada buah-buahan. Tentu hasilnya juga akan lebih baik. Termasuk juga untuk padi sangat bagus di ujicoba. Pihaknya menyatakan petani di Karanganyar ini semua sudah ahli. Kendalanya hanya pada pemasaran.   Sebab bantuan obat, traktor dan pupuk sudah dibantu oleh Pemkab Karanganyar. Hanya saja pada saat panen, harganya turun drastis. “Petani kita itu sudah pintar. Hanya pada permasalahaan pada pemasaraan. Makanya saya berharap Dinas Pertanian dan Pangan mampu bersinergi mengatasi masalah ini. Supaya masyarakat Karanganyar lebih sejahtera,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Karanganyar memberikan dana hibah kepada 15 kelompok tani di Karanganyar dengan besaranya berbeda-beda. Besarnya dana mulai dari Rp 15 Juta sampai Rp 125 Juta. Selain itu, Pemkab juga memberikan bantuan kendaraan roda tiga untuk  8 kelompok tani. Diharapkan bantuan kendaraan roda tiga itu dapat dipergunakan untuk mengangkut hasil pertanian. “Kami juga memberikan bantuan sarana prasarana pendukung budidaya pertanian. Seperti Appo, Cultivator, pompa air, Handspayer kepada 15 kelompok tani. Saya berharap bantuan tersebut dapat lebih meningkatkan kesejahteran  petani di Karanganyar, “ papar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Supramnaryo.

Dia menambahkan ada dua kelompok tani yang mendapatkan sertifikat organik dari Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman. Yakni untuk kelompok tani Pandan Sari di Desa Pendem, Kecamatan Mojogendang untuk tanaman padi organik dan Kelonpok tani Taruna Tani Sumber Mulyo di Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu untuk tanaman padi, sayur dan palawija. Sertifikat ini membuktikan dua kelompok tani itu telah berhasil mengembangkan budidaya sistem pertanian organik. (hr/f3a)