Lawan Malas, Dengki Dan Iri

 

LAWAN RASA MALAS : Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta pemuda untuk melawan rasa malas, iri dan dengki

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KARANGANYAR- Jumat, 22 Desember 2017

Pemuda Karanganyar diminta melawan rasa malas, dengki dan iri. Sebab ‘penyakit’ tersebut akan membuat pemuda tidak maju. Seorang pemuda diminta untuk bergerak progresif dan berpikir positif karena ditangan pemuda masa depan bangsa ditentukan. “Lawan itu penyakit malas, dengki, iri dan tidak mencintai bangsa. Penyakit itu harus di lawan dengan kerja keras,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam Deklarasi Pemuda Berani Damai dan Pemuda Berani Bersatu di Alun-alun Karanganyar, Jumat (22/12).

Pihaknya mengapreasi baik para pemuda Karanganyar yang mendeklarasikan Pemuda Berani Damai dan Pemuda Berani Bersatu. Seorang pemuda, menurut Juliyatmono harus berpikir positif, bergerak maju dan optimis. Sebab dengan semangat tersebut, maka bangsa atau daerah akan maju. “Pemuda Karanganyar harus berani damai dan berani Bersatu,” tambahnya.

Sementara Ketua KNPI, Aan Shophuanudin menambahkan Kabupaten Karanganyar menjadi rumah bersama untuk para pemuda. Sebab 19 organisasi pemuda terwadahi di KNPI. Langkah nyata yang telah dilakukan KNPI di Karanganyar, yakni melakukan penghijauan di Kecamatan Jenawi dan Jatiyoso. “Kami telah melakukan penghijauan bersama Kodim 0727 Karanganyar di Jenawi dan Jatiyoso. Ini upaya kami agar Gunung Lawu tetap lestari,” ungkap Aan.

Selain itu, Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Letkol Muhammad Ibrahim Muhtar menambahkan Pemuda harus tetap semangat. Sebab tahun 2018 mendatang adalah tahun politik sehingga diharapkan pemuda cinta damai dan bersatu “Pemuda harus mengawali cintai damai. Sebab dengan damai maka gangguan keamaan dapat diatasi,” tambah Letkol Muh Ibrahim saat memberikan sambutan di depan ratusan pemuda pada deklarasi Pemuda Berani Damai dan Pemuda Berani Bersatu. (Kr/Hr)